PMI Gaungkan “Setetes Darah untuk Kemanusiaan”, Ajak Masyarakat Rutin Donor Darah pada HDDS 2026

Share

Jakarta, Channelsatu.com – Palang Merah Indonesia (PMI) memperingati Hari Donor Darah Sedunia (HDDS) 2026 dengan mengusung tema “One Drop of Humanity. Give Blood. Save Lives.” atau “Setetes Darah untuk Kemanusiaan. Berikan Darah. Selamatkan Kehidupan.” Melalui momentum ini, PMI mengajak masyarakat Indonesia memperkuat solidaritas kemanusiaan melalui donor darah sukarela yang aman, rutin, dan berkelanjutan.

Peringatan Hari Donor Darah Sedunia yang diperingati setiap 14 Juni menjadi momentum global untuk memberikan penghargaan kepada jutaan pendonor darah sukarela di seluruh dunia yang telah berkontribusi menyelamatkan nyawa tanpa mengharapkan imbalan.

Selain sebagai bentuk apresiasi, peringatan tersebut juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga ketersediaan darah yang aman, berkualitas, dan mencukupi guna mendukung pelayanan kesehatan nasional.

- Advertisement -

Dalam rangka memperingati HDDS 2026, PMI Pusat bersama PMI Provinsi, PMI Kabupaten/Kota, serta Unit Donor Darah PMI di seluruh Indonesia menyelenggarakan berbagai kegiatan sepanjang Juni hingga Juli 2026. Kegiatan tersebut meliputi kampanye donor darah, edukasi publik, talkshow, penghargaan pendonor, hingga aksi donor darah sukarela serentak.

Ketua Bidang Pengembangan Unit Donor Darah Pengurus Pusat PMI, Linda Lukitari Waseso, menegaskan bahwa donor darah merupakan bentuk solidaritas kemanusiaan yang sederhana namun memiliki dampak luar biasa bagi kehidupan banyak orang.

“Donor darah bukan sekadar aktivitas kesehatan, tetapi juga bentuk nyata kepedulian terhadap sesama. Secara general seseorang yang mendonorkan darahnya, ia tidak mengenal atau memilih siapa penerimanya, tetapi respons tersebut dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain,” ujar Linda.

Menurutnya, setiap darah yang disumbangkan menjadi harapan baru bagi pasien yang membutuhkan transfusi untuk mempertahankan hidup maupun mempercepat proses pemulihan kesehatan.

- Advertisement -

Linda juga menjelaskan bahwa satu kantong darah dapat diolah menjadi beberapa komponen darah yang mampu membantu lebih dari satu pasien. Karena itu, keberadaan pendonor darah sukarela yang rutin menjadi faktor penting dalam menjaga ketersediaan darah nasional.

“Kami berharap semakin banyak masyarakat yang menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup kemanusiaan. Dengan menyumbangkan darah secara rutin, masyarakat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit, tetapi juga ikut membangun sistem pelayanan kesehatan yang lebih kuat dan berkelanjutan,” tambahnya. ich

Read more

NEWS