Ikang Fawzi Hidupkan Pesan Perjuangan Marissa Haque Lewat Lagu “Jujurkan Keadilan” Bersama Ras Muhamad

Share

Jakarta, Channelsatu.com – Di tengah lanskap musik Indonesia yang terus berkembang, Ikang Fawzi kembali membuktikan dirinya sebagai musisi yang tak hanya berkiprah di panggung hiburan, tetapi juga peka terhadap isu kemanusiaan. Kali ini, ia meluncurkan single berjudul “Jujurkan Keadilan”, sebuah karya yang menjadi wadah untuk menyuarakan perlawanan terhadap ketidakadilan sekaligus menghidupkan kembali pesan-pesan perjuangan dari mendiang istrinya, Marissa Haque.

Lagu tersebut lahir dari keresahan yang pernah diungkapkan Marissa semasa hidupnya. Sebagai lulusan hukum dan mantan pengacara, Marissa kerap mendengar langsung keluh kesah masyarakat tentang sulitnya mendapatkan keadilan.

Pengalaman itu, dipadukan dengan kepeduliannya pada isu-isu kemanusiaan seperti pembelaan terhadap Palestina, menjadi fondasi kuat terciptanya lirik lagu ini. “Kalian tahu bagaimana kedekatan saya dengan istri. Dia sangat peduli pada isu kemanusiaan, kami sekeluarga akarnya dari ibu,” ungkap Ikang.

- Advertisement -

Ikang bercerita, proses pembuatan “Jujurkan Keadilan” awalnya dimulai dari ide dan lirik yang ditulis Marissa. “Dia yang membuat kami aktif membela Palestina. Dia lulusan hukum dan pernah praktik sebagai lawyer, sering dengar orang berkeluh kesah soal keadilan,” jelasnya.

Setelah lirik dasar tercipta, Ikang mengembangkan dan memperbaikinya sendiri, sementara musiknya sempat terhenti pada tahap rancangan awal. “Kenapa baru sekarang diselesaikan, karena setelah dia meninggal, saya merasa ada urgensi. Semakin kuat rasanya untuk mengamalkan pesan ini,” ujarnya.

Karya ini semakin istimewa dengan sentuhan reggae dari Ras Muhamad, musisi yang dikenal konsisten membawa pesan sosial lewat musiknya. Kolaborasi tersebut memberi warna segar tanpa mengurangi kekuatan pesan yang ingin disampaikan. Lagu ini dirilis di bawah label AFE Records, yang juga menggarap video klipnya dengan konsep visual simbolis berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI). Menurut Executive Producer AFE Records, Hendy Ahmad, teknologi tersebut bukan hanya gimmick visual semata. “Kami ingin menunjukkan bahwa teknologi bisa menjadi alat untuk memperkuat pesan kemanusiaan dalam karya seni, bukan sekadar gimmick visual,” ujarnya.

Ikang fawzi

- Advertisement -

Peluncuran “Jujurkan Keadilan” akan diperkenalkan secara resmi dalam konferensi pers pada Jumat, 8 Agustus 2025, di Rendezvoo Coffee & Eatery, Jakarta. Acara ini akan menjadi ajang bagi media dan penikmat musik untuk menyimak langsung proses kreatif di balik lagu yang sarat emosi ini.

Bagi Ikang, karya ini bukan sekadar bagian dari diskografi panjangnya, melainkan warisan moral yang ingin ia teruskan dari sang istri. “Ini bukan sekadar menjual lagu. Kami ingin memberi gambaran, karena semua pasti ingin keadilan itu benar-benar ditegakkan,” tuturnya.

Dengan nuansa personal yang kental dan pesan sosial yang tegas, “Jujurkan Keadilan” menjadi bukti bahwa musik dapat menjadi ruang bagi seniman untuk menghidupkan kembali suara orang-orang yang telah pergi, sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya keadilan yang nyata.

 

Redaksihttps://channelsatu.com/
News and Entertainment

Read more

NEWS