Kabupaten Bogor, Channelsatu.com – Prestasi luar biasa ditorehkan kontingen atlet difabel Kabupaten Bogor pada hari pertama gelaran Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) IV Jawa Barat 2025 yang berlangsung di Kota Bandung, Selasa (30/9/2025). Mereka sukses mengumpulkan total 20 medali, terdiri dari 8 emas, 10 perak, dan 2 perunggu, dari empat cabang olahraga sekaligus.
Dominasi Kabupaten Bogor paling mencolok terlihat di cabang atletik yang menjadi lumbung medali emas. Nama-nama seperti Nur Aida, Desi Ratnasari, Putra, M. Arya Wiraharja, dan Fajar Fadilah berhasil menyumbangkan emas dari nomor lari 100 meter serta tolak peluru. Sejumlah perak dan perunggu juga lahir dari nomor atletik, membuktikan keunggulan atlet muda difabel asal Bogor.
Cabor tenis meja tidak kalah membanggakan dengan tiga emas yang dipersembahkan Bagus Surya Akbar, Ai Aprilia, dan Ahmad Fiqri. Tambahan perunggu datang dari M. Rezza Anggara, membuat Bogor semakin kokoh dalam persaingan. Sementara dari renang, lima medali perak dibawa pulang lewat perjuangan Nur Anis Fitriyani, Raisham Rasya Wibowo, Rahma Al Ramadhani, Tiara Salsabilah, dan M. Riki.
Cabang badminton juga menyumbang satu medali perunggu melalui penampilan apik M. Rafi di nomor SU5 Putra. Kombinasi perolehan dari keempat cabang olahraga ini menjadi bukti betapa meratanya kualitas pembinaan atlet difabel Kabupaten Bogor.
Ketua Kontingen Peparpeda Kabupaten Bogor, Hendarsah, menegaskan kebanggaan atas pencapaian gemilang ini. Menurutnya, perjuangan para atlet adalah inspirasi besar karena mereka tampil penuh semangat meski dengan berbagai keterbatasan. “Alhamdulillah, anak-anak tampil luar biasa di hari pertama. Semoga ke depan mereka bisa menambah medali lagi,” ujarnya.
Kepala Sekolah Olahraga Disabilitas Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, juga menyampaikan rasa haru sekaligus bangga. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini adalah bukti nyata potensi besar anak-anak difabel jika diberi ruang, kesempatan, dan dukungan pembinaan yang tepat.
Apresiasi turut datang dari NPCI Kabupaten Bogor yang menilai hasil ini tidak hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga menambah motivasi seluruh tim untuk melanjutkan perjuangan. Dukungan pelatih, pendamping, serta sekolah disebut menjadi pondasi penting dalam mengantarkan para atlet pada prestasi gemilang.
Dengan hasil awal yang memuaskan, kontingen Kabupaten Bogor optimistis menambah pundi-pundi medali pada hari kedua. Sejumlah cabang olahraga masih dipertandingkan, dan peluang bagi atlet difabel Bogor untuk mempersembahkan kejutan semakin terbuka lebar. ich
