Kabupaten Bekasi, Channelsatu.com – Gempa bumi dengan Magnitudo 4,9 mengguncang Kabupaten Bekasi. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada sekitar 16 km di tenggara Kabupaten Bekasi, dan guncangannya terasa kuat di seluruh wilayah kabupaten. Meskipun demikian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, menyatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan BMKG, BPBD Provinsi Jawa Barat, dan aparatur kecamatan untuk memantau perkembangan situasi serta kemungkinan adanya gempa susulan. “Tidak ada korban jiwa akibat gempa di wilayah Kabupaten Bekasi, namun kami mencatat ada satu sarana ibadah (Mushola) di Desa Sukabungah Kecamatan Bojongmangu roboh dan mengalami rusak berat,” kata Dodi, Rabu (20/8/2025) malam.
BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik, serta selalu memperhatikan informasi resmi yang dikeluarkan oleh BMKG dan BPBD Kabupaten Bekasi. “Kami mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Jangan mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya, menekankan pentingnya verifikasi sumber informasi.
Dodi juga mengingatkan warga untuk segera memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal. “Jika terdapat retakan atau kerusakan, segera menjauh untuk menghindari potensi bahaya,” ungkapnya. Imbauan lain yang disampaikan adalah untuk menghindari penggunaan api terbuka seperti lilin, kompor, atau korek api di dalam bangunan yang mungkin mengalami kerusakan pada instalasi gas.
Bagi warga yang tinggal di gedung bertingkat, BPBD meminta agar mereka menggunakan jalur evakuasi dengan tertib dan menghindari penggunaan lift saat evakuasi diperlukan. “Untuk masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir atau bantaran sungai agar tetap waspada terhadap potensi bahaya sekunder, meskipun hingga saat ini tidak terdeteksi adanya ancaman tsunami,” jelas Dodi.
Ia meminta masyarakat untuk terus memantau informasi resmi melalui kanal-kanal BPBD Kabupaten Bekasi, BMKG, maupun pemerintah daerah. “Kesiapsiagaan masyarakat sangat penting dalam mengurangi risiko bencana. Mari bersama-sama menjaga keselamatan dengan tetap tenang, waspada, dan saling membantu satu sama lain,” pesannya. BPBD Kabupaten Bekasi akan terus memberikan pembaruan informasi apabila terdapat perkembangan lebih lanjut terkait kondisi gempa bumi ini. ich
