Jakarta, Channelsatu.com – Musim libur sekolah tahun ini semakin berwarna dengan hadirnya festival Rame Rame Jajan Kuliner 2025 di Tangcity Mall. Mengusung tema unik “Belantara Rasa”, pengunjung diajak menikmati ratusan jajanan dalam nuansa hutan tematik yang penuh instalasi cahaya estetik.
Festival yang berlangsung selama hampir satu bulan ini, mulai 26 Juni hingga 20 Juli 2025, menghadirkan lebih dari 500 ragam makanan yang menggoda selera. Dari makanan khas Indonesia hingga jajanan kekinian dan street food viral yang tengah digandrungi anak muda.
Tak hanya menjadi ajang makan, festival ini dirancang sebagai ruang interaksi dan hiburan keluarga. Berbagai wahana permainan seperti tong setan dan bianglala tersedia untuk dinikmati anak-anak, menjadikan acara ini sebagai destinasi keluarga yang lengkap selama liburan.
Menurut Rawanto, festival ini adalah bentuk konsistensi Tangcity Mall dalam mengembangkan wisata kuliner lokal dan memfasilitasi pelaku UMKM kuliner. “Kami hadirkan tenant-tenant spesial dari Jakarta, terutama dari kawasan Blok M yang sedang viral di media sosial,” katanya.
Acara ini digelar setiap sore hingga malam hari pada hari kerja, dan sepanjang hari saat akhir pekan dan hari libur. Dengan begitu, festival ini dapat menjangkau semua kalangan, baik pekerja, keluarga muda, maupun pelajar yang tengah menikmati masa liburnya.
Penampilan musisi pun menjadi daya tarik tambahan. Nadhif Basalamah dan Adrian Khalif dijadwalkan tampil gratis dan dipastikan menghibur para pengunjung dalam suasana santai dan meriah. Kombinasi musik dan kuliner ini menjadikan festival terasa lebih hidup.
Tidak hanya sebagai ajang makan-makan, RIK 2025 membuktikan bahwa festival kuliner dapat berkembang menjadi ruang ekspresi budaya dan hiburan yang memperkuat identitas kota. Tangerang menjadi contoh kota yang berhasil merayakan keberagaman rasa lewat acara seperti ini.
Dengan atmosfer yang tematik dan pengalaman yang holistik, RIK 2025 di Tangcity Mall menghadirkan model baru festival kuliner yang menggabungkan kreativitas, tradisi, dan tren urban dalam satu ruang yang mengesankan. ich
