
Jakarta, channelsatu.com: Koperasi Pekerja Seni Indonesia ( KOPSI ) disupport Kementerian Koperasi dan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) menggelar Expo Pekerja Seni. Ada stand Artis, Pengrajin, Perbankan, produk Fashion, Kuliner, Panggung Musik dan Lomba Nyanyi. SME (Smesco) Tower jadi heboh.
Ruang Kreatif Pekerja Seni
Seiring dengan kian tingginya kreativitas orang perorang , definisi Pekerja Seni menjadi berkembang kian luas, “Pekerja Seni tidak hanya artis, seperti musisi, penyanyi, pemain film, pencipta lagu, penulis puisi, dan seniman seperti pemahamam orang, Pekerja Seni kini sudah melintasi ramah kerja kreatif maha luas. Orang bisa melahirkan produk kuliner,produk kriya seperti pemahat, pengrajin anyaman, pelukis, juga mereka yang menggali kekayaan budaya Nusantara adalah Pekerja Seni. Mereka inilah yang kita kumpulkan dalam sebuah Bazaar akbar Pekerja Seni, menutup tahun 2015,“ kata Kemas Danial, Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), lembaga pembiayaan di bawah Kementerian Koperasi pimpinan Menteri Puspayoga.
Kemas menjabarkan ‘Status’ Pekerja Seni itu dalam pengarahannya di depan Panitia Expo Pekerja Seni dan para anggota Direksi LPDB, Senin (9/11/2015), dimana Menteri Koperasi Puspayoga pun berkenan hadir di Expo ini yang digelar mulai Kamis (19/11/2015) kemarin.
Sepaham dengan itu, Pengurus KOPSI memang telah menyiapkan beragam kegiatan seni dan produk seni dan mengakomodasi dalam 80 stand, 2 panggung besar, indoor maupun outdoor di SME Tower, dulu populer dengan Gedung Smesco di Jl. Gatot Subroto Jakarta.
“Saya sengaja ke Cirebon Art Festival akhir Oktober lalu, di sana bertemu pelukis kaca, karyanya dahsyat, seniman langka ini haruis buka stand di Expo Pekerja Seni. Juga kita kontak pengrajin dari Solo, Jember, Yogya, Bandung, Mereka dengan beragam karya seninya akan kita pertemukan dengan produk seni para artis musik, film, sinetron, dalam bentuk produk kuliner, fashion, merchandise para seniman musik. Juga ada pameran CD, kaset, piringan hitam milik para kolektor, “ kata Ati Ganda, Ketua Panitia Pelaksana.
Untuk kegiatan mendatangkan artis senior dan mengumpulkan produk seninya, KOPSI mendelegasikan pada Jose Choa Linge, anggota KOPSI yang intens bergaul di lingkungan artis tahun 1970 – 1990-an. Jose juga akan mengisi booth pameran koleksi Kaset, CD, DVD dan Piringan Hitam bersama KPMI, Jose merangkap sebagai MC.
Bens Leo selaku Ketua Panitia yang dikenal sangat dekat dengan para selebriti musik, mengontak Rahayu Kertawiguna, CEO Nagaswara, perusahaan rekaman yang menjadi etalase semua genre Musik Rekaman dan Panggung Indonesia, sejak dangdut, pop, melayu pop, pop rock, modern rock, pop jazz, country dan seterusnya.
“Insya Allah, teman-teman musisi penyanyi Nagaswara akan hadir siliih berganti pada event Expo Pekerja Seni di Smesco nanti,“ janji Rahayu. Dan artis musik Nagaswara itu sebagian diantaranya telah menguasai ranah musik Indonesia dengan popularitas selangit seperti kaset, piringan hitam milik para kolektor, “ kata Ati Ganda, Ketua Panitia Pelaksana.
Untuk kegiatan mendatangkan artis senior dan mengumpulkan produk seninya, KOPSI mendelegasikan pada Jose Choa Linge, anggota KOPSI yang intens bergaul di lingkungan artis tahun 1970 – 1990-an. Jose juga akan mengisi booth pameran koleksi Kaset, CD, DVD dan Piringan Hitam bersama KPMI, Jose merangkap sebagai MC.
Bens Leo selaku Ketua Panitia yang dikenal sangat dekat dengan para selebriti musik, mengontak Rahayu Kertawiguna, CEO Nagaswara, perusahaan rekaman yang menjadi etalase semua genre Musik Rekaman dan Panggung Indonesia, sejak dangdut, pop, melayu pop, pop rock, modern rock, pop jazz, country dan seterusnya.
“Insya Allah, teman-teman musisi penyanyi Nagaswara akan hadir silih berganti pada event Expo Pekerja Seni di Smesco ini,“ janji Rahayu. Dan artis musik Nagaswara itu sebagian diantaranya telah menguasai ranah musik Indonesia dengan popularitas selangit seperti Zaskia Gotik, Siti Badriah, Wali, Kerispatih, Saint Loco, The Virgin, Delon, The Dance Company, Endank Soekamti dan sangat banyak lainnya. Sementara itu, musisi / lawyer Kadri Mohamad akan buka ‘warung musik indie’, menjual CD, boxset album progrock Indonesia Maharddhika, The KadriJimmo dan album serta merchandise musisi inde lainnya. Rencananya ada 2 stand yang akan diisi oleh pameran para Pekerja Seni Stand Up Comedy, Beatbox dan Hip Hop / Rap, mereka main di depan stand yang diisinya. Bisa diduga, stand dan area ‘mainnya’ akan banyak dikunjungi fans loyalnya.
Ragam Pameran, Fashion Show Produk Pekerja Seni
Panitia menyiapkan 2 panggung, yang akan diisi dengan beragam aktivitas seni yang apresiatif dan adukatif. Misalnya fashion show, tari, pergelaran musik, akustik maupun band, beatbox, rap. Penonton juga akan dimanjakan dengan aneka kuliner yang khas, unik dan lezat, antaralain menghadirkan camilan dan makanan karya Prilly Priscila, aktris Sandra Dewi, penyanyi seior Titiek Sandhora, Mantan artis cilik Vien Isharyanto, Yulia Yasmin. Sementara Iis Sugianto, Ardina Rasti, Yenny Rory, akan menampilkan produk kecantikan dan aksesori kesehatan.
Virgin, Delon, The Dance Company, Endank Soekamti dan sangat banyak lainnya….Sementara itu, musisi / lawyer Kadri Mohamad akan buka ‘warung musik indie’, menjual CD, boxset album progrock Indonesia Maharddhika, The KadriJimmo dan album serta merchandise musisi inde lainnya. Rencananya ada 2 stand yang akan diisi oleh pameran para Pekerja Seni Stand Up Comedy, Beatbox dan Hip Hop / Rap, mereka main di depan stand yang diisinya. Bisa diduga, stand dan area ‘mainnya’ akan banyak dikunjungi fans loyalnya.
Ragam Pameran, Fashion Show Produk Pekerja Seni
Panitia menyiapkan 2 panggung, yang akan diisi dengan beragam aktivitas seni yang apresiatif dan adukatif. Misalnya fashion show, tari, pergelaran musik, akustik maupun band, beatbox, rap. Penonton juga akan dimanjakan dengan aneka kuliner yang khas, unik dan lezat, antaralain menghadirkan camilan dan makanan karya Prilly Priscila, aktris Sandra Dewi, penyanyi seior Titiek Sandhora, Yulia Yasmin. Sementara Iis Sugianto, Ardina Rasti, Yenny Rory, akan menampilkan produk kecantikan dan aksesori kesehatan.
Para selebriti lain yang akan ambil bagian tercatat Ahmad Dhani, akan membuka ‘kedai karaoke” nya, seperti kita ketahui Dhani telah memiliki 8 karaoke yang tersebar di beberapa kota, termasuk di destinasi wisata Bali. Boleh dicatat juga tampilnya sejumlah artis senior seperti Astri Ivo (produk fashion muslimah), Erna Santoso, Asmiar Yahya, Dorce Gamalama, Evita Arief , Ida Leman, Eva Arnaz ( produk fashion ), LPM Farabi ( Dwiki Dharmawan ) dan LPM Purwa Caraka. Ati Ganda yang dikenal sebagai koreografer pemilik Studio 26, akan membuat koreografi khusus untuk fashion show para Pekerja Seni yang akan mengisi aktivitas Bazaar / Expo Pekerja Seni sepanjang hari Kamis dan Jumat, 19 dan 20 November ini, di SME ( Smesco ) Tower, Jakarta.
Di tengah aktivitas fashion, menikmati kuliner Nusantara dan pameran karya seni itu, hadir stand Gudang Dolanan Nusantara yang dibangun Endi Aras. Wartawan budaya senior ini akan menampilkan koleksi Dolanan (mainan) Tradisional Nusantara yang sebagian nyaris punah, bahkan pengunjung akan bisa menikmati (lagi) naik egrang, main gasing, yoyo, congklak, dan aneka mainan tradiosional dari penjuru Indonesia. Tepatnya di Bazaar/Expo Pekerja Seni di Smesco Tower dua hari dibanjiri artis, mainan yang mmenjadi hiburan istimewa disela kita belanja.
Lomba Nyanyi Anak dan Remaja
Untuk menjaga crowd acara sejak dibuka pukul 10.00 WIB Kamis ( 19/11 ) hingga tutup malam hari pukul 19.00 WIB, begitu juga pada hari kedua Jumat 20 November, Panitia siap menggelar Lomba Nyanyi Anak-Anak ( 6 – 12 tahun ) dan Remaja ( 13 – 18 tahun ) memperebutkan Trophy Nagaswara, LPDB, dan Trophy LPM Farabi dan hadiah uang tunai total Rp. 20 juta. Bertindak sebagai juri adalah Rahayu Kertawiguna ( Produser, CEO Nagaswara ), Bens Leo, Ingrid Widjanarko ( Pencipta Lagu, Aktris Film / Sinetron ) dan Ati Ganda ( Koreografer ).
Bens Leo meminta, Anak-anak dan Remaja hendaknya dididik bisa membawakan lagu sesuai usianya, sehingga Loma Nyanyi pada gelaran Expo Pekerja Seni ini sekaligus membawa misi edukasi, “Siapa tahu Nagaswara dapat menjaring juara yang layak rekam?” kata Bens, diamini oleh Rahayu Kertawiguna. Dalam 3 tahun terakhir, Nagaswara bekerjasama dengan RRI mengedarkan album rekaman Kejuaraan Bintang Radio Nasional. (Ibra)
