Jakarta, Channelsatu.com – Industri MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di Indonesia terus menunjukkan geliat positif, ditandai dengan langkah agresif PT Dyandra Media International, Tbk (DYAN) dalam memperluas portofolio acara mereka sepanjang semester kedua 2025. Melalui anak perusahaannya seperti PT Dyandra Promosindo dan entitas lainnya, Dyandra menghadirkan beragam event lintas segmen, mulai dari pameran pernikahan hingga konser internasional.
Beberapa event unggulan yang siap digelar antara lain Jakarta Wedding Festival (15–17 Agustus), IFRA Phase II dan Projek-D Music Festival (30–31 Agustus), Willow Baby Expo Vol.2 (4–7 September), Halal Indonesia International Industry Expo (25–28 September), hingga konser dari artis Korea ternama seperti Jay Park (12 Juli), NCT Dream (27–28 September), dan BIBI (11 Oktober). Kehadiran nama-nama besar ini menjadi magnet kuat untuk mengangkat citra MICE domestik.
Tak hanya di segmen event hiburan dan gaya hidup, Dyandra melalui PT Nusa Dua Indonesia juga memfokuskan penetrasi pasar Asia Pasifik dan domestik lewat penyelenggaraan acara korporasi dan ilmiah. Sejumlah event besar akan digelar di Bali Nusa Dua Convention Center, termasuk 1st PAN Asia Conference of Dermatology (10–12 Juli), Kongres Obstetri dan Ginekologi Indonesia XIX (18–25 Juli), Indonesia Electricity Investment Days (25–29 Agustus), hingga Amway Japan Leadership Seminar (12 Desember).
Mirna Gozal selaku Corporate Secretary DYAN menyatakan optimisme tinggi terhadap pertumbuhan industri MICE nasional. Dyandra mengembangkan berbagai strategi, seperti ekspansi pasar, penguatan SDM lewat Management Development Program, serta penciptaan IP Event baru yang menyasar pasar lebih luas dan dinamis.
Salah satu kekuatan utama Dyandra terletak pada penyelenggaraan IP Event, seperti IIMS, IFEX, Deep Extreme Indonesia, Indowood Expo, Projek-D, dan Halal Indo. IP Event dinilai lebih sustain, memiliki valuasi lebih tinggi, serta fleksibel dalam beradaptasi terhadap dinamika pasar. Hal ini mendukung posisi Dyandra sebagai pelaku utama industri MICE di Indonesia yang adaptif dan inovatif.
Langkah strategis lain dilakukan Dyandra melalui aksi korporasi pengalihan saham PT Visicita Imaji Semesta milik Dyandra Promosindo pada 17 Juni 2025. Transaksi ini bertujuan mengurangi beban keuangan anak usaha, mengoptimalkan aset, dan meningkatkan efisiensi di tingkat korporasi. Ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk menjaga kesehatan finansial sembari memperkuat lini bisnis.
Dari sisi kinerja, pada kuartal pertama 2025 Dyandra mencatatkan pendapatan sebesar Rp377 miliar. Mayoritas pendapatan disumbang dari bisnis event organizer sebesar Rp332,2 miliar (88%), disusul ruang konvensi dan pameran Rp26,7 miliar (7%), bisnis hotel Rp12,2 miliar (3%), dan bisnis pendukung event Rp5,9 miliar (2%).
Melihat pertumbuhan event, strategi inovatif, dan capaian pendapatan yang kuat, Dyandra diyakini akan terus menjadi motor penggerak industri MICE di Indonesia, sekaligus mengangkat pariwisata dan bisnis nasional ke tingkat yang lebih tinggi. ich
