Kota Tangerang, Channelsatu.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat komitmennya menghadirkan transportasi publik yang terjangkau, aman, dan nyaman. Pemkot meresmikan dua rute baru Feeder Si Benteng, yakni Poris–Alam Sutera dan Poris–Green Lake. Penambahan ini membuat layanan angkutan perkotaan di Kota Tangerang kini mencapai 15 koridor, terdiri dari 11 koridor Si Benteng dan 4 koridor Bus Tayo.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa perluasan layanan ini merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat akan akses transportasi yang semakin dekat dan murah. “Ini merupakan bentuk dorongan sekaligus permintaan dari masyarakat, agar akses layanan transportasi semakin dekat dan semakin murah. Dalam rangka Harhubnas ini juga, seluruh angkutan dalam kota di Kota Tangerang digratiskan bagi masyarakat,” ungkapnya.
Momentum peluncuran dua rute baru ini juga mendapat apresiasi dari Gubernur Banten, Andra Soni. Ia menyebut langkah Pemkot Tangerang patut menjadi contoh bagi kota dan kabupaten lain di Provinsi Banten. “Saya sangat mengapresiasi langkah Pemkot Tangerang yang menjawab kebutuhan masyarakat perkotaan. Semoga ini bisa menjadi contoh bagi kota dan kabupaten lain di Provinsi Banten,” ujarnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Achmad Suhaely, menambahkan bahwa peluncuran rute baru tidak dilakukan dengan menambah armada, melainkan melalui optimalisasi koridor yang ada. “Berdasarkan kajian kami, kebutuhan transportasi di dua rute ini sangat tinggi karena di sana terdapat pusat ekonomi, perumahan, hingga sekolah. Kita optimalkan pemanfaatan armada dari koridor yang sudah ada,” jelasnya.
Selain membuka rute baru, Pemkot Tangerang juga melakukan peremajaan pada armada Bus Tayo Koridor Satu. Upaya ini diharapkan membuat masyarakat semakin tertarik menggunakan transportasi umum sekaligus mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi. “Semoga lebih menarik perhatian masyarakat untuk lebih aktif menggunakan angkutan umum,” tambah Suhaely.
Kehadiran dua rute tambahan ini sekaligus menandai komitmen Pemkot Tangerang dalam membangun ekosistem transportasi perkotaan yang berkelanjutan. Dengan menjangkau wilayah perumahan dan pusat aktivitas ekonomi, layanan Feeder Si Benteng diharapkan mampu memudahkan mobilitas masyarakat sehari-hari.
Dalam jangka panjang, langkah ini juga menjadi bagian dari strategi Kota Tangerang mengurangi kemacetan dan polusi udara melalui pergeseran budaya transportasi menuju angkutan umum massal. Kolaborasi antara pemerintah kota, pemerintah provinsi, dan masyarakat menjadi kunci sukses pengembangan transportasi publik di perkotaan.
Dengan peresmian dua rute baru Feeder Si Benteng ini, Pemkot Tangerang menegaskan diri sebagai salah satu daerah yang konsisten berinovasi di bidang transportasi. Harapannya, layanan ini bukan hanya menjadi moda angkutan, tetapi juga instrumen peningkatan kualitas hidup masyarakat. ich
