Kota Tangerang, Channelsatu.com – Musim kemarau panjang membuat warga Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, harus berjuang memenuhi kebutuhan air bersih untuk aktivitas sehari-hari. Selama sekitar dua bulan terakhir, keterbatasan pasokan air membuat masyarakat mengandalkan bantuan distribusi air bersih dari pemerintah.
Salah satu warga, Nina Yulianti, mengungkapkan bahwa kekeringan telah dirasakan hampir seluruh masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya. Kondisi tersebut membuat warga kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan dasar, mulai dari mandi hingga mencuci pakaian.
“Sudah dua bulan ini, kekeringan dirasakan semua warga di sini. Di rumah tidak ada air, jadi kami semua mengandalkan bantuan air bersih dari pemerintah untuk mandi, mencuci dan sebagainya,” ujar Nina.
Menurut Nina, bantuan air bersih yang didistribusikan secara rutin sangat membantu masyarakat. Bahkan, dalam kondisi tertentu, pasokan air dapat dikirim hingga dua kali dalam sehari untuk memenuhi kebutuhan warga.
“Alhamdulillah di tengah kondisi seperti sekarang, bantuan air bersih dari pemerintah selalu ada setiap hari, walaupun jam 12 malam juga tetap dikirim. Sekali kirim biasanya mencapai 4-6 ribu liter,” tambahnya.
Di tengah keterbatasan tersebut, distribusi air bersih menjadi penopang penting bagi kehidupan masyarakat. Warga memanfaatkan pasokan yang diterima untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sembari menunggu kondisi sumber air kembali normal.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menjelaskan bahwa penyaluran air bersih dilakukan melalui kerja sama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Perumda Tirta Benteng, dan Bidang Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
“Dalam pelaksanaannya, air bersih didistribusikan ke water tank atau tangki penampungan air, serta wadah penampungan atau toren-toren yang disiapkan PDAM dan warga sekitar. Skema ini dilakukan untuk memudahkan masyarakat memperoleh pasokan air bersih sesuai kebutuhan di lingkungan masing-masing,” papar Mahdiar.
Hingga Senin (26/10/2026) pukul 18.45 WIB, total distribusi air bersih di Kota Tangerang telah mencapai 721.100 liter. Jumlah tersebut termasuk tambahan penyaluran sebanyak 36.000 liter dalam satu hari.
Nina berharap bantuan yang selama ini diberikan dapat terus ditingkatkan, terutama melalui penambahan armada distribusi agar kebutuhan masyarakat dapat terlayani lebih optimal.
“Semoga ke depannya armadanya bisa ditambah, jadi masyarakat tidak perlu khawatir lagi untuk memenuhi kebutuhannya. Meski begitu, kami warga di sini mengucapkan terima kasih banyak kepada pemerintah yang sudah hadir membantu warganya,” pungkasnya.
Masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih dapat menghubungi Call Center BPBD Kota Tangerang di nomor 021-5582-144 yang beroperasi selama 24 jam. Warga diimbau menyampaikan alamat serta kondisi yang dialami agar petugas dapat melakukan koordinasi penyaluran bantuan. ich
