Cirebon, Channelsatu.com – Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Ho Chi Minh City University of Economics and Finance (UEF) Vietnam dalam sebuah rangkaian acara internasional yang digelar bersamaan dengan The 3rd Cirebon Annual Multidisciplinary International Conference (CAMIC), menandai babak baru kerja sama lintas negara di bidang pendidikan tinggi, riset, dan pertukaran akademik.
Penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah strategis UMC dalam memperluas jejaring global, sekaligus memperkuat posisi perguruan tinggi daerah sebagai aktor aktif dalam panggung akademik internasional. Kolaborasi ini dirancang untuk membuka ruang dialog keilmuan yang lebih luas, sejalan dengan tantangan global yang kian kompleks dan multidisipliner.
Kerja sama UMC dan UEF mencakup pertukaran mahasiswa dan dosen, riset bersama, hingga penyelenggaraan konferensi internasional dan kegiatan ilmiah lintas disiplin. Pola kolaborasi ini dipandang menyerupai proses produksi dalam perfilman, di mana pertukaran ide, perspektif, dan budaya menjadi kunci lahirnya karya yang relevan dan berdampak.
Rektor UMC, Arif Nurudin, M.T., menegaskan bahwa penandatanganan MoU ini merupakan bagian dari agenda besar internasionalisasi perguruan tinggi Muhammadiyah. Menurutnya, UMC tidak hanya menargetkan penguatan kapasitas akademik, tetapi juga pembentukan pengalaman global bagi mahasiswa dan dosen.
Arif menekankan pentingnya membawa nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan Muhammadiyah ke ruang akademik internasional. Ia menyebut kerja sama ini sebagai medium pembelajaran lintas budaya yang memungkinkan sivitas akademika UMC berinteraksi langsung dengan dinamika global, tanpa kehilangan identitas institusional.
Dari pihak UEF, Vice President UEF, Dr. Nhan Cam Tri, hadir secara daring menyaksikan langsung penandatanganan MoU tersebut. Kehadirannya dinilai sebagai simbol kuat komitmen UEF dalam membangun kemitraan strategis jangka panjang dengan UMC, khususnya di kawasan Asia Tenggara.
Dalam sambutannya, Dr. Nhan Cam Tri menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi ini. Ia menilai sinergi lintas negara dan lintas disiplin menjadi kebutuhan mendesak di tengah perubahan global, termasuk dalam pengembangan kurikulum, riset, dan inovasi akademik.
Melalui kerja sama ini, UMC dan UEF diharapkan mampu menciptakan ekosistem akademik yang dinamis, inklusif, dan berdaya saing global, sekaligus menghadirkan pengalaman belajar yang lebih kontekstual bagi mahasiswa di era pendidikan tinggi yang semakin terhubung secara internasional. ich
