Tapanuli Tengah, Channelsatu.com – Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Perhimpunan Kebun Binatang Se-Indonesia (PKBSI) menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga terdampak bencana yang mengungsi di sejumlah tenda pengungsian di Kabupaten Tapanuli Tengah. Kegiatan ini menjadi langkah cepat untuk memastikan kondisi kesehatan para penyintas tetap terjaga di tengah keterbatasan fasilitas pascabencana.
Layanan kesehatan tersebut menyasar kelompok rentan yang berada di pengungsian, mulai dari lansia, anak-anak, hingga ibu hamil. Sejak pagi, warga tampak antre dengan tertib untuk mendapatkan pemeriksaan medis yang disiapkan oleh tim gabungan PMI dan PKBSI.
Pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan tekanan darah, pemeriksaan umum, konsultasi medis, hingga pemberian obat-obatan sesuai dengan keluhan yang disampaikan warga. Tim medis PMI juga melakukan skrining awal untuk mendeteksi potensi penyakit yang kerap muncul di lingkungan pengungsian.
Sekretaris Jenderal PKBSI, Tony Sumampau, menegaskan bahwa layanan kesehatan di lokasi pengungsian menjadi kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda. Menurutnya, kondisi lingkungan yang terbatas dan padat dapat memicu munculnya penyakit jika tidak ditangani sejak dini.
Ia menyebut kolaborasi lintas organisasi ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat terdampak bencana. PKBSI, kata dia, tidak hanya berfokus pada konservasi satwa, tetapi juga memiliki komitmen sosial dalam mendukung kegiatan kemanusiaan.
PMI sendiri menurunkan tenaga kesehatan berpengalaman yang terbiasa menangani situasi darurat bencana. Selain pelayanan medis, petugas juga memberikan edukasi singkat terkait pola hidup bersih dan sehat selama berada di tenda pengungsian.
Sejumlah pengungsi mengaku terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan rutin tersebut. Mereka berharap layanan serupa dapat terus dilakukan hingga kondisi benar-benar pulih dan aktivitas masyarakat kembali normal.
PMI dan PKBSI memastikan sinergi ini akan terus berlanjut selama masa tanggap darurat berlangsung, sebagai upaya menjaga kesehatan penyintas sekaligus mencegah terjadinya krisis kesehatan di kawasan pengungsian Tapanuli Tengah. ich
