Jakarta, Channelsatu.com – Menyambut Bulan Vitiligo, C Derma Buka Jalan Menuju Kulit Lebih Sehat dan Percaya Diri
Di era modern, standar kecantikan mulai bergeser: dari sekadar penampilan sempurna menjadi tentang menerima diri dan merawat diri secara menyeluruh. Momentum Bulan Kesadaran Vitiligo yang jatuh pada Juni pun menjadi pengingat penting bahwa setiap orang berhak merasa cantik, termasuk penyandang vitiligo.
Vitiligo adalah kondisi kulit yang membuat melanin menghilang, menciptakan bercak putih yang kontras di permukaan kulit. Di Indonesia, ribuan orang hidup dengan kondisi ini—termasuk anak-anak. Sayangnya, masih banyak stigma yang membuat penderita enggan mencari bantuan.
Di sinilah C Derma, klinik spesialis dermatologi di Jakarta, mengambil peran. Sejak 2019, klinik ini menyediakan terapi berbasis bukti medis, mulai dari krim Vitiskin, terapi sinar UVB, hingga skin graft untuk menangani vitiligo secara komprehensif.
“Tujuan utama kami bukan sekadar menyamarkan bercak, tapi mengembalikan kualitas hidup dan harga diri pasien,” ungkap dr Srie Prihianti G, SpDVE, PhD, salah satu dokter senior di C Derma.
Menurutnya, vitiligo bukan kondisi yang harus disembunyikan atau diterima begitu saja. Dengan pengobatan yang tepat, perubahan signifikan bisa terjadi. C Derma sendiri mencatat lebih dari 450 pasien yang telah mendapatkan hasil positif.
Kisah inspiratif datang dari keluarga kecil, Aloysius dan anaknya Zoey. Setelah mencoba berbagai pengobatan, mereka menemukan hasil nyata di C Derma. “Bercaknya dulu sempat menyebar. Tapi sekarang sudah hampir tidak terlihat,” kata Aloysius.
Melalui kampanye ini, C Derma ingin mengajak masyarakat untuk menghapus stigma, memberikan ruang untuk penyembuhan, dan menunjukkan bahwa perawatan kulit bukan hanya tentang estetika, tetapi juga tentang hak setiap orang untuk merasa nyaman dalam kulitnya sendiri. ich
