Jakarta, Channelsatu.com – Lagu legendaris “Bukan Karena Tak Cinta” kini hadir kembali dalam versi baru yang lebih personal lewat sentuhan lembut dari Eby Rizta. Cover lagu ciptaan Enda Ungu dan Oncy Ungu itu akan dirilis secara resmi pada 3 Oktober 2025 di berbagai platform musik digital, membawa nuansa yang berbeda dari versi duet populer Lesti dan Judika.
Eby menampilkan lagu ini secara solo, memberikan interpretasi baru yang lebih intim dan jujur. Dalam versi ini, kekuatan emosionalnya muncul bukan dari ledakan vokal, tetapi dari keheningan dan rasa pasrah yang mengisi setiap nada. Musik videonya juga memperkuat kesan itu: latar ruangan billiard gelap dengan cahaya redup menjadi simbol dari keikhlasan yang lahir dari rasa sakit.
“Waktu pertama kali aku denger lagu ini, aku langsung terhubung sama liriknya. Versi duetnya luar biasa, tapi aku merasa pengin bawain dengan cara aku sendiri,” ujar Eby Rizta. Ia menegaskan bahwa pendekatan solonya bukan untuk menandingi versi sebelumnya, tetapi untuk memberikan perspektif baru terhadap makna cinta dan kehilangan.
Menurut Eby, proses rekamannya berlangsung singkat namun sarat emosi. Ia banyak bereksperimen dengan nada dan tempo untuk menonjolkan rasa tulus yang mengalir alami. “Improvisasi yang aku masukin datang dari hati. Aku pengin pendengar ngerasa bahwa lagu ini benar-benar aku,” katanya.
Bagi Eby, lagu ini bukan sekadar proyek musik, melainkan ruang ekspresi diri. Ia ingin setiap pendengar bisa menemukan refleksi dari pengalaman mereka sendiri lewat lirik dan suara yang ia nyanyikan dengan sepenuh hati.
Selain rilis digital, Eby juga menyiapkan kampanye interaktif melalui tagar **#BukanKarenaTakCintaChallenge**. Kampanye ini mengundang para pendengar untuk berbagi foto dan kisah momen ikhlas mereka, baik tentang cinta maupun kehidupan.
“Musik itu cara aku berkomunikasi sama orang. Aku pengin semua yang denger lagu ini tahu bahwa nggak apa-apa merasa sakit, asal jangan berhenti mencinta,” tutup Eby dengan nada tenang.
Versi baru ini menunjukkan kedewasaan musikalitas Eby, sekaligus mempertegas bahwa kejujuran adalah kekuatan terbesar dalam sebuah lagu cinta. ich
