BREAKING NEWS: Sopir Gocar Korban Pembunuhan di Tangerang Ditemukan Meninggal Dunia

Share

Kota Tangerang, Channelsatu.com – Kabar duka menyelimuti wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya, setelah tim gabungan berhasil menemukan jasad MR (35), seorang pengemudi taksi online Gocar yang menjadi korban kesadisan dua penumpangnya. Penemuan ini mengakhiri pencarian intensif yang dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari personel Polres, Polsek, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), perangkat lurah, serta partisipasi aktif dari sejumlah warga Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, didampingi oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) AKBP Dicky Pertofan, memberikan keterangan resmi terkait penemuan jenazah korban. Beliau mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan tim gabungan dalam menemukan korban meskipun dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.

“Alhamdulillah, korban telah ditemukan tim gabungan sekira Pukul 14.30 WIB. Lokasi penemuan sekitar 300 meter dari lokasi pembuangan ke arah muara (ke laut),” ungkap Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, memberikan titik terang dalam kasus yang sempat membuat resah masyarakat.

- Advertisement -

Identitas korban MR terkonfirmasi sebagai warga kampung Cengklong, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten. Profesi korban sebagai pengemudi taksi online Gocar teridentifikasi melalui aplikasi pemesanan yang digunakan oleh saksi serta penemuan barang bukti dompet atas nama korban yang dibuang oleh pelaku.

Kekejaman dua pelaku, IT alias Jefri dan NH alias Dayat, terungkap setelah mereka menghabisi nyawa korban di dalam mobil. Kemudian, dengan sadis, tubuh korban MR dibuang ke Kalibaru yang berada di wilayah Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, sebagai upaya untuk menghilangkan jejak kejahatan mereka.

Sebelumnya, pihak kepolisian telah berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting yang berkaitan dengan kasus ini. “Kita telah menemukan barang bukti pisau dan tali tambang yang digunakan pelaku. Lalu dompet berisikan identitas korban yang berlumur darah,” ujar Kombes Pol Zain Dwi Nugroho dalam keterangan sebelumnya, yang mengindikasikan betapa brutalnya aksi kedua pelaku.

Modus operandi kedua pelaku juga telah terungkap, di mana mereka melakukan pemesanan taksi online dengan cara meminjam telepon seluler milik seorang petugas keamanan yang sedang bertugas di RSUD Kabupaten Tangerang. Langkah ini diduga dilakukan untuk menghindari terdeteksi oleh pihak kepolisian.

- Advertisement -

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah almarhum MR langsung dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk menjalani proses autopsi dan visum et repertum. Langkah ini penting untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian korban dan mengumpulkan bukti-bukti forensik yang akan digunakan dalam proses hukum selanjutnya. Setelah proses autopsi selesai, jenazah korban akan segera diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan dengan layak. ich

Read more

NEWS