Kota Tangerang, Channelsatu.com – Kota Tangerang kembali menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan olahraga sekaligus memperkuat identitas sebagai sport city melalui penyelenggaraan “Youth Combat Championship Volume I”. Turnamen tinju yang digelar di Kopi Bajawa Flores, Kota Tangerang, menjadi panggung bagi puluhan atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di atas ring.
Ajang yang diikuti lebih dari 80 atlet boxing dari Kota Tangerang maupun berbagai daerah lainnya itu dibuka langsung oleh Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin. Kehadiran turnamen tersebut dinilai menjadi langkah positif dalam membangun ekosistem olahraga yang inklusif dan dekat dengan generasi muda.
Dalam sambutannya, Sachrudin mengapresiasi inisiatif penyelenggara yang mampu menghadirkan ruang kompetisi sehat bagi para pecinta olahraga boxing. Menurutnya, perkembangan olahraga tidak harus selalu berada di fasilitas olahraga konvensional, tetapi juga dapat tumbuh di ruang-ruang kreatif yang menjadi tempat berkumpul anak muda.
“Kami ingin ekosistem olahraga boxing ini terus tumbuh, tidak hanya di dalam arena olahraga konvensional, tetapi juga hadir di ruang-ruang kreatif seperti ini yang dekat dengan keseharian anak muda,” ujar Sachrudin.
Pemerintah Kota Tangerang, lanjutnya, memberikan dukungan penuh terhadap berbagai kegiatan olahraga yang mampu menjadi wadah pembinaan bakat dan karakter generasi muda. Youth Combat Championship Volume I dinilai tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga sarana edukasi mengenai nilai-nilai sportivitas dan disiplin.
Menurut Sachrudin, seorang petarung sejati tidak hanya diukur dari kemenangan yang diraih, melainkan dari sikap dan karakter yang ditunjukkan selama menjalani proses pertandingan.
“Esensi petarung bukan hanya soal menang atau kalah, melainkan bagaimana kita mampu menjaga kedisiplinan, menghormati lawan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas,” tegasnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh atlet yang bertanding agar memanfaatkan turnamen tersebut sebagai momentum untuk mengasah kemampuan teknik sekaligus membangun mental bertanding yang sehat dan profesional.
“Kepada para atlet yang berpartisipasi, selamat bertanding. Tunjukkan kemampuan terbaik kalian di atas ring, tapi di luar arena ini kita semua saling menghormati,” kata Sachrudin.
Selain menjadi ajang pembinaan olahraga, turnamen ini juga membawa dampak positif bagi sektor ekonomi lokal. Kehadiran atlet, pelatih, komunitas olahraga, hingga penonton dari berbagai daerah turut menggerakkan aktivitas usaha di sekitar lokasi kegiatan. Ditambah lagi, siaran langsung melalui platform digital televisi nasional membuat Kota Tangerang semakin dikenal sebagai destinasi sport tourism yang potensial.
Melalui Youth Combat Championship Volume I, Pemerintah Kota Tangerang berharap olahraga boxing semakin berkembang dan diminati masyarakat. Turnamen ini juga diharapkan menjadi agenda berkelanjutan yang mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus memperkuat posisi Kota Tangerang sebagai salah satu pusat olahraga modern di Indonesia. ich
