Legenda Timnas Turun Lapangan, 86 Pesepak Bola Cilik Tangerang Belajar dari Ismed Sofyan

Share

Kota Tangerang, Channelsatu.com – Lapangan sepak bola di Kota Tangerang berubah menjadi ruang belajar penuh energi ketika sekitar 86 pesepak bola muda mendapat kesempatan berlatih langsung bersama dua legenda sepak bola Indonesia, Ismed Sofyan dan Washiyatul Akmal.

Keduanya hadir dalam kegiatan coaching clinic yang digelar Sobat Football Club (Sobat FC) pada Minggu (9/8/2026). Program tersebut menjadi bagian dari komitmen klub dalam mendorong pembinaan sepak bola sejak usia dini.

Para peserta berusia 4 hingga 13 tahun. Mereka dibagi dalam beberapa kelompok, mulai dari kategori toddler, usia 7–10 tahun, hingga kelompok 11–13 tahun.

- Advertisement -

Meski masih belia, para peserta terlihat antusias mengikuti setiap materi yang diberikan. Kehadiran mantan pemain profesional dan Timnas Indonesia membuat sesi latihan terasa berbeda karena anak-anak dapat belajar langsung dari sosok yang pernah merasakan atmosfer sepak bola level tertinggi.

Presiden Sobat FC Rizki Briandana mengatakan, coaching clinic tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga memberikan motivasi kepada para pemain muda.

“Coaching clinic ini diharapkan memberikan insight, semangat, dan motivasi kepada peserta. Mereka bisa belajar langsung dari tokoh-tokoh yang sudah memiliki pengalaman luar biasa, terutama yang pernah membela Tim Nasional,” ujar Rizki.

Menurut Rizki, pembinaan sejak usia dini menjadi fokus utama Sobat FC. Meski baru berdiri sekitar dua tahun, klub tersebut memiliki ambisi untuk terus mengembangkan pemain muda agar mampu melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.

- Advertisement -

Namun, sepak bola bagi Sobat FC bukan semata-mata tentang mencetak pemain profesional.

“Harapannya anak-anak ini bisa tumbuh dan berkembang menjadi orang yang profesional. Bukan hanya menjadi pemain, tetapi mereka belajar disiplin, menerima menang dan kalah, sehingga memiliki jiwa yang besar dan bisa sukses di masa depan,” katanya.

Di sisi lain, Ismed Sofyan memberikan perhatian khusus pada aspek fundamental permainan. Menurut mantan pemain Timnas Indonesia tersebut, usia dini merupakan momentum penting untuk membangun teknik dasar yang kuat.

“Dasar sepak bola sangat penting. Untuk anak-anak usia 12 tahun ke bawah, passing, control, dan dribbling harus terus dipertajam,” ujar Ismed.

Materi dasar seperti kontrol bola, passing, dribbling, hingga body shape menjadi bagian yang perlu terus diasah. Bagi Ismed, teknik yang terlihat sederhana justru dapat menjadi fondasi permainan seorang pesepak bola ketika memasuki level yang lebih tinggi.

Ismed juga memberikan apresiasi terhadap semangat anak-anak yang tetap mengikuti latihan meski cuaca cukup panas.

Ia melihat kehadiran orang tua di lapangan sebagai bagian penting dari ekosistem pembinaan.

“Orang tua datang ke lapangan mengantar anak bermain bola, saya pikir sangat positif. Mudah-mudahan semakin banyak orang tua yang mengantar anaknya ke lapangan sepak bola dan semakin banyak klub yang membangun pembinaan seperti ini,” tuturnya.

Menurut Ismed, pembinaan juga membutuhkan konsistensi. Karena itu, ia mendorong Sobat FC meningkatkan intensitas latihan agar kemampuan fisik dan teknik pemain muda berkembang secara bertahap.

Di tengah era ketika anak-anak semakin akrab dengan gawai, lapangan sepak bola menjadi ruang penting untuk bergerak, bersosialisasi, belajar disiplin, sekaligus membangun kepercayaan diri.

Sobat FC sendiri membuka kesempatan bagi masyarakat dari Kota Tangerang, Tangerang Raya hingga Jakarta yang ingin bergabung dalam program pembinaan.

Coaching clinic tersebut akhirnya bukan hanya menghadirkan legenda di tengah lapangan, tetapi juga memberikan sebuah pengalaman yang bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mencintai sepak bola. ich

Read more

NEWS