Jakarta, Channelsatu.com – Tekanan media sosial, kesepian, hingga sulitnya menemukan dukungan emosional menjadi tantangan yang dihadapi banyak anak muda di tengah kehidupan yang semakin terhubung secara digital. Menjawab persoalan tersebut, Zurich dan Z Zurich Foundation bersama UNICEF serta anggota Global Youth Mental Health Coalition mengembangkan kampanye global Turn Down the Noise untuk mendorong kesadaran mengenai kesehatan mental dan pentingnya hubungan sosial yang positif.
Kampanye ini menjadi inisiatif global pertama yang diluncurkan oleh koalisi tersebut. Melalui pendekatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, anak muda diajak mengenali *inner noise* atau kebisingan dalam diri yang dapat memengaruhi cara mereka memandang diri sendiri, berinteraksi dengan orang lain, dan menghadapi berbagai tekanan.
Meski memiliki akses luas terhadap teknologi dan media sosial, anak muda tidak selalu merasa terhubung secara emosional dengan lingkungan sekitarnya. Kekerasan, pelecehan, tekanan sosial, pengalaman negatif di ruang digital, serta kekhawatiran terhadap penilaian orang lain dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis mereka.
Melalui Turn Down the Noise, anak muda didorong untuk mengambil langkah sederhana dalam membangun hubungan yang bermakna, seperti memulai percakapan, mengungkapkan perasaan kepada orang yang dipercaya, serta belajar mendengarkan tanpa menghakimi.
Gregory Renand, Head of the Z Zurich Foundation, menegaskan pentingnya kerja sama berbagai pihak dalam menjawab tantangan kesehatan mental generasi muda.
“Tidak ada satu organisasi pun yang dapat mengatasi tantangan kesehatan mental generasi muda sendirian. Melalui kemitraan kami dengan UNICEF dan Global Youth Mental Health Coalition, Turn Down the Noise menunjukkan kekuatan aksi kolektif dengan menggabungkan jangkauan para mitra global dan pengalaman nyata kaum muda untuk mendorong terciptanya koneksi sosial yang sangat penting bagi kesehatan mental dan kesejahteraan,” ujar Gregory.
Kampanye ini juga didukung platform interaktif TurnDownTheNoise.global yang menyediakan berbagai dukungan untuk membantu anak muda membangun hubungan sosial yang positif. Platform tersebut mengajak mereka memahami bahwa koneksi bermakna dapat dimulai dari tindakan sederhana, tanpa harus menunggu hingga semua persoalan terasa mudah dihadapi.
Namun, kampanye ini juga menekankan bahwa dukungan teman sebaya tidak menggantikan bantuan profesional. Anak muda yang merasa kewalahan, tidak aman, atau kesulitan menghadapi situasi tertentu tetap didorong untuk berbicara dengan orang dewasa yang dipercaya dan mencari bantuan dari tenaga profesional yang kompeten.
Di Indonesia, komitmen tersebut diwujudkan melalui program *Thriving Together*, yang dilaksanakan UNICEF Indonesia bersama Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dengan dukungan Zurich dan Z Zurich Foundation.
Tini Nurianto, Direktur PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, menyampaikan bahwa kesehatan mental merupakan fondasi penting bagi anak muda untuk berkembang dan mencapai potensi terbaiknya.
“Di Zurich, kami percaya bahwa tumbuh kembang anak muda, termasuk kesehatan mentalnya, membutuhkan kontribusi aktif dari lingkungan di sekitar mereka. Melalui program Thriving Together di Indonesia, kami ingin mendorong terciptanya ruang yang aman dan suportif bagi remaja, sekaligus memperkuat peran keluarga, sekolah, dan komunitas dalam mengenali tantangan kesehatan mental, mengurangi stigma, serta mendorong keberanian untuk mencari bantuan,” kata Tini.
Melalui pendekatan yang melibatkan keluarga, sekolah, dan masyarakat, *Thriving Together* berupaya memperkuat sistem dukungan bagi remaja. Program ini juga mendorong terciptanya lingkungan yang melindungi anak dari kekerasan, meningkatkan literasi kesehatan mental, serta membantu remaja membangun ketahanan diri.
Pada fase pertama periode 2021–2024, program tersebut telah menjangkau 318.048 individu di seluruh Indonesia. Memasuki fase kedua yang berlangsung sejak September 2024 hingga Desember 2027, program berfokus pada perluasan implementasi dan pengintegrasian pendekatan kesehatan mental ke dalam berbagai program pemerintah.
Melalui kolaborasi global dan aksi nyata di tingkat nasional, Zurich, Z Zurich Foundation, UNICEF, serta para mitra berharap semakin banyak anak muda memperoleh dukungan yang dibutuhkan untuk membangun hubungan sehat, menghadapi tekanan, dan mengembangkan potensi diri. ich
