Kota Bogor, Channelsau.com – Inovasi penanganan sampah berbasis ketahanan pangan hadir di Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat, dengan peluncuran program bertajuk SAMMENU atau Sampah Tukar Jadi Menu. Kegiatan perdana digelar di Gang Muha RW 14 dan mengajak warga menukarkan sampah terpilah dengan bahan makanan pokok seperti telur dan sayuran segar.
Program ini langsung disambut antusias warga yang memadati lokasi sejak pagi. Melalui pendekatan sederhana namun efektif, SAMMENU menjadi ruang partisipasi masyarakat untuk mengelola sampah rumah tangga sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal. Sampah anorganik yang selama ini dianggap tidak bernilai kini berubah menjadi komoditas tukar yang bermanfaat.
Untuk menjamin ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung, Bhabinkamtibmas Menteng dari Polsek Bogor Barat, Aiptu Ibo Wibowo, turut hadir mendampingi pelaksana kegiatan dan memberikan pengamanan. Kehadiran aparat menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap inisiatif-inisiatif lingkungan yang digagas oleh warga dan pemerintah kelurahan.
Pelaksanaan program ini juga mendapat dukungan langsung dari PLT Lurah Menteng, Rantini, yang hadir bersama jajaran staf kelurahan. Ia menyampaikan apresiasi atas semangat warga RW 14 yang berpartisipasi aktif dalam gerakan ramah lingkungan ini. Menurutnya, SAMMENU bisa menjadi model kegiatan berkelanjutan yang memberi manfaat ganda.
Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso melalui Kapolsek Bogor Barat Kompol R. Ariani menyatakan, SAMMENU adalah contoh ideal sinergi masyarakat dan pemerintah. Ia menegaskan bahwa Polri siap mendukung kegiatan yang berorientasi pada kebersihan lingkungan, ketahanan pangan, dan penguatan komunitas lokal.
“Kami dari jajaran Polsek Bogor Barat sangat mendukung penuh program seperti SAMMENU ini. Selain membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, kegiatan ini juga memperkuat keterlibatan warga dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan wilayah. Kami akan terus hadir dan bersinergi dalam berbagai kegiatan sosial masyarakat sebagai bagian dari pelayanan prima Polri”, kata Kapolsek Bogor Barat, Kompol R. Ariani.
Selain memperkuat kesadaran warga tentang pentingnya pemilahan sampah, SAMMENU juga menciptakan ruang interaksi sosial yang sehat di lingkungan permukiman. Warga tidak hanya menukarkan sampah, tetapi juga belajar bersama soal pengelolaan limbah, kesehatan keluarga, hingga cara menanam sayur secara mandiri di rumah.
Program ini rencananya akan digelar rutin setiap dua minggu sekali, dengan potensi perluasan ke RW lain di Kelurahan Menteng. Respons positif dari warga dan dukungan pihak kepolisian menunjukkan bahwa program seperti ini dapat berkembang menjadi gerakan kolektif berbasis warga untuk kota yang lebih bersih dan mandiri.
Dengan lahirnya SAMMENU, Kelurahan Menteng menunjukkan bahwa inovasi kota tidak selalu bermula dari teknologi tinggi, tapi dari kesadaran dan kepedulian kolektif terhadap lingkungan. Inisiatif lokal ini membuka harapan baru bagi pengelolaan sampah kota yang lebih manusiawi dan terintegrasi dengan kebutuhan warga. ich
