Jakarta, Channelsatu.com – Tren remake lagu hits era 2000-an kembali menguat di industri musik Indonesia, dan langkah Tohpati merilis ulang “Semusim” bersama penyanyi muda Nadhif Basalamah menjadi salah satu yang paling disorot. Lagu yang dulu identik dengan vokal Marcell itu kini bertransformasi dengan balutan aransemen modern dan pendekatan produksi yang lebih cinematic. Proyek ini menjadi pembuka album baru Tohpati yang akan dirilis pada 2026, menguatkan kembali posisinya sebagai produser yang tak berhenti bereksperimen.
Keputusan memilih Nadhif sebagai vokalis bukan tanpa alasan. Menurut Tohpati, karakter vokal Nadhif yang melankolis dan penuh bayangan cocok untuk memberi nuansa baru pada lagu yang sebelumnya dikenal lebih pop dan clean. Diskusi dengan pihak label membuat nama Nadhif langsung mengemuka, mengingat gaya vokalnya belakangan ini tengah digandrungi pendengar muda yang menyukai estetika minimalis dan emosional.
Proses kreatif remake ini berlangsung hanya seminggu, namun penyesuaian jadwal menjadi bagian paling menantang. Koordinasi antara musisi, pemain strings, dan teknisi produksi memanjang hingga dua bulan. Meski begitu, hasil akhirnya menunjukkan detail produksi yang matang—dari balancing instrumen akustik hingga atmosfer elektronik yang mengisi lapisan-lapisan emosional lagu.
Versi terbaru “Semusim” menghadirkan struktur lagu yang lebih dinamis, dengan build-up di bagian akhir yang memberi aksen dramatik lebih kuat dibanding versi orisinal. Pendekatan produksi seperti ini sejalan dengan selera musik generasi saat ini yang banyak dipengaruhi genre pop-ambient, R&B modern, hingga soundtrack film.
Tohpati menyebut remake ini bukan sekadar nostalgia, melainkan upaya menghubungkan dua generasi pendengar. Sentuhan modern pada pengerjaan strings, layering gitar, serta ambience elektronik menjadi bagian dari eksperimen yang ingin membuat lagu tetap relevan bagi pasar musik streaming.
Di balik remake “Semusim”, Tohpati sebenarnya tengah merampungkan serangkaian kolaborasi besar untuk album barunya. Single berikutnya, “Cinta Kita” dengan vokal Fabio Asher, tengah dipersiapkan rilis awal tahun depan. Dengan total 10 lagu yang sedang disempurnakan, album 2026 digadang-gadang menjadi salah satu proyek paling ambisius dalam kariernya.
Kembalinya “Semusim” juga menjadi momentum menarik bagi penggemar musik Indonesia yang sedang menikmati gelombang nostalgia empat dekade musik pop tanah air. Tohpati berharap remake ini tidak hanya dikenang sebagai karya ulang, tetapi juga sebagai interpretasi baru yang membuka ruang apresiasi bagi generasi muda.
Lagu “Semusim” versi Tohpati x Nadhif Basalamah telah tersedia di platform digital sejak 21 November 2025 dan langsung mendapat sambutan positif dari pendengar yang menantikan eksplorasi segar antara musisi senior dan talenta muda. ich
