Vikri Rahmat Lahirkan Album “Renung” yang Penuh Makna dari Hutan Cisarua

Share

Jakarta, Channelsatu.com – Peluncuran album *Renung* karya Vikri Rahmat bersama Vikri and My Magic Friend pada 29 Agustus 2025 menandai babak baru dalam perjalanan kreatifnya. Dengan sebelas lagu yang digarap intens di kawasan hutan konservasi Cisarua, Bogor, album ini membawa nuansa introspektif yang jarang ditemui dalam musik populer Indonesia.

Dalam karyanya kali ini, Vikri tak sekadar menghadirkan lagu-lagu baru, tetapi juga membangun ruang refleksi bagi para pendengarnya. Album ini, menurutnya, adalah perjalanan panjang yang menggambarkan proses perubahan diri untuk menjadi lebih baik, sesuatu yang universal dirasakan oleh banyak orang.

“Album *Renung* ini lahir dari proses panjang saya memahami diri sendiri. Saya ingin mengajak pendengar untuk berhenti sejenak, melihat ke dalam, dan merenungi perjalanan hidup masing-masing”, ungkap Vikri Rahmat.

- Advertisement -

Perjalanan musikal Vikri memang tidak sebentar. Dari awal kariernya hingga kini, ia konsisten menjaga idealisme dan menghadirkan karya yang memberi makna. *Renung* menjadi salah satu puncak pencapaiannya, karena di dalamnya terkandung kisah pribadi sekaligus pesan spiritual yang bersifat universal.

Keterlibatan musisi lain seperti Ahmad Saharie dan Aditia Sahid alias Acoy memberi warna baru dalam produksi album ini. Keakraban dan chemistry yang sudah terjalin lama membuat proses penciptaan berjalan mengalir, menghasilkan aransemen musik yang autentik dan penuh jiwa.

Vikri mengaku bahwa waktu terlama bukan di studio, melainkan dalam perenungan sebelum memutuskan merilis karya ini. Dua tahun ia mempertimbangkan momen yang tepat, hingga akhirnya memutuskan bahwa 2025 menjadi tahun yang pas untuk berbagi kisah pribadinya melalui musik.

Lagu “Nasihat Bapak” dan “Pengen Ini Itu” menjadi pintu masuk bagi pendengar, sebelum mereka diajak lebih dalam melalui trek utama “411.” Lagu ini menyampaikan pesan spiritual untuk menyerahkan segala persoalan kepada Tuhan, simbolisme yang diperkuat dengan judul yang menyerupai tulisan “Allah” dalam aksara Arab.

- Advertisement -

Dimensi spiritual dalam *Renung* membuat album ini memiliki daya tarik lebih dari sekadar hiburan. Setiap lirik, instrumen, dan narasi yang ditawarkan menjadi undangan untuk merenung dan berdialog dengan diri sendiri. Hal ini membuatnya relevan bagi siapa pun yang tengah mencari makna dalam perjalanan hidup.

Dengan pendekatan yang jujur dan autentik, Vikri Rahmat memperlihatkan bahwa musik bisa menjadi ruang refleksi kolektif. *Renung* bukan hanya album, tetapi sebuah pengalaman yang membawa pendengar pada proses pencarian diri dan spiritualitas.

“Harapan saya sederhana, semoga *Renung* bisa menemani siapa pun yang mendengarkan, kapan pun mereka membutuhkan ruang untuk berdialog dengan diri sendiri”, pungkasnya.

Tracklist: 1. Intro, 2. Malaikat Kecil, 3. Tak Sama, 4. Bukan Benda Mati, 5. Bumi Menua, 6. Pengen Ini Itu, 7. Tanah dan Janji, 8. Bu…, 9. 411, 10. Nasihat Bapak, 11. Jagain Ibu. ich

Read more

NEWS