Jakarta, Channelsatu.com – TransNusa memperluas jaringan penerbangan internasionalnya dengan membuka rute langsung Melbourne-Bali (Denpasar) yang mulai beroperasi setiap hari pada 19 Oktober 2026.
Penjualan tiket rute tersebut resmi dibuka pada 15 September 2026. Ekspansi ini menjadi bagian dari strategi TransNusa untuk memperkuat konektivitas antara Australia, Indonesia, dan berbagai destinasi di kawasan Asia Pasifik.
Di bawah kepemimpinan Datuk Bernard Francis, TransNusa terus mengembangkan jaringan penerbangan dengan menyesuaikan kebutuhan pasar perjalanan. Rute Melbourne-Bali juga dirancang untuk memberikan pilihan perjalanan yang lebih fleksibel bagi wisatawan Australia maupun pelaku perjalanan bisnis.
“Peluncuran rute Melbourne–Bali merupakan langkah besar dalam strategi ekspansi internasional Transnusa. Rute baru ini menjadi tonggak penting dalam pertumbuhan internasional Transnusa, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai pintu gerbang utama antara Australia dan Asia,” ujar Datuk Bernard Francis, Group CEO TransNusa.
Menurut Bernard, pembukaan rute tersebut tidak hanya menghadirkan koneksi baru, tetapi juga menawarkan alternatif perjalanan dengan pendekatan layanan yang lebih premium.
“Di saat yang sama, kami menghadirkan pilihan baru bagi wisatawan yang memadukan konektivitas, nilai, dan pengalaman perjalanan yang lebih premium,” lanjutnya.
TransNusa akan mengoperasikan penerbangan dengan jadwal malam dari Bali dan penerbangan pagi dari Melbourne. Penerbangan 8B-18 berangkat dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, pukul 20.45 dan tiba di Melbourne Airport pukul 05.40 pada hari berikutnya.
Sementara penerbangan 8B-19 dari Melbourne berangkat pukul 06.25 dan tiba di Bali pada pukul 09.40. Jadwal tersebut dirancang untuk memberikan fleksibilitas bagi wisatawan maupun penumpang yang melakukan perjalanan bisnis.
“Bali tetap menjadi salah satu destinasi wisata utama dunia. Dengan menghubungkan Melbourne secara langsung dengan Bali, kami menghadirkan alternatif penerbangan premium yang kompetitif bagi wisatawan Australia,” kata Bernard.
Selain menghubungkan Melbourne dan Bali, TransNusa juga menyiapkan konektivitas lanjutan melalui konsep Beyond Bali. Wisatawan dari Australia dapat melanjutkan perjalanan menuju sejumlah destinasi di Indonesia melalui jaringan penerbangan TransNusa.
Destinasi tersebut antara lain Wakatobi, Manado, Bima dan Lombok yang menawarkan beragam pengalaman wisata, mulai dari wisata bahari hingga destinasi tropis dan wellness.
Jaringan TransNusa juga memberikan koneksi menuju sejumlah destinasi regional seperti Singapura, Phuket, Thailand, serta Guangzhou dan sejumlah kota utama di China.
“Yang kami rayakan hari ini bukan sekadar pembukaan satu koneksi point-to-point. Kami ingin merancang pengalaman perjalanan yang memungkinkan penumpang menikmati kekayaan destinasi, mulai dari matahari, laut, hingga pengalaman healing,” tutur Bernard.
Untuk mendukung pengalaman perjalanan tersebut, TransNusa sekaligus memperkenalkan layanan Premium Plus untuk pertama kalinya. Layanan ini memberikan pilihan bagi penumpang yang menginginkan kenyamanan tambahan dengan harga yang berada di bawah kelas bisnis.
TransNusa menyediakan tarif perkenalan rute Melbourne-Bali mulai AUD299 atau sekitar Rp3.399.000 untuk kursi Basic. Sementara layanan Premium Plus ditawarkan mulai AUD699 atau sekitar Rp9.099.000.
Penerbangan dengan layanan Premium Plus hanya menyediakan 20 kursi pada setiap penerbangan. Tiket rute Melbourne-Bali sudah dapat dipesan melalui website resmi TransNusa maupun platform pemesanan perjalanan resmi lainnya.
“Transnusa senantiasa berupaya memberikan pengalaman yang melampaui ekspektasi, dengan menghadirkan pilihan perjalanan yang andal, nyaman, dan terjangkau di seluruh kawasan,” ujar Bernard. ich
