Jakarta, Channelsatu.com – Meningkatnya penggunaan transaksi digital di Indonesia mendorong DANA Indonesia kembali menghadirkan Posko Bantuan Keliling (PBK) 2026 sebagai layanan edukasi keamanan digital dan konsultasi langsung bagi masyarakat. Program tersebut mulai berjalan pada 18 Mei 2026 dan akan menyasar 36 kota di 20 provinsi di Indonesia.
Program Posko Bantuan Keliling hadir sebagai respons terhadap semakin tingginya ancaman penipuan digital di tengah pesatnya pertumbuhan transaksi non tunai. Berdasarkan hasil evaluasi PBK tahun sebelumnya, sekitar 60 persen laporan masyarakat berkaitan dengan masalah akun akibat modus penipuan digital.
Chief Risk Officer DANA Indonesia Cary Piantono mengatakan edukasi keamanan digital harus terus diperkuat agar masyarakat semakin siap menghadapi berbagai modus kejahatan siber.
“Kami juga memperluas jangkauan PBK melalui layanan live streaming, agar pengguna di wilayah yang belum dapat kami kunjungi secara langsung tetap bisa mendapatkan edukasi dan pendampingan,” kata Cary Piantono.
Melalui Posko Bantuan Keliling, masyarakat bisa memperoleh bantuan penyelesaian kendala akun, konsultasi transaksi digital, edukasi anti-phishing, simulasi social engineering, hingga pembaruan aplikasi secara langsung di lokasi.
DANA juga menghadirkan fitur keamanan seperti Scam Checker untuk membantu pengguna mengenali potensi penipuan digital sejak dini. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat literasi keamanan digital di tengah meningkatnya aktivitas transaksi elektronik masyarakat.
Selain hadir di tujuh kota awal seperti Tasikmalaya, Cirebon, Batam, dan Pontianak, program ini juga diperluas ke sejumlah daerah baru yang dinilai membutuhkan edukasi digital lebih intensif, termasuk Lombok Timur dan Ketapang.
Layanan Posko Bantuan Keliling tersedia setiap hari kerja mulai pukul 09.00 hingga 15.00 waktu setempat. DANA juga membuka lokasi semipermanen di DANA Campus @ BSD Biomedical Campus untuk memperluas akses layanan konsultasi pengguna.
Tidak hanya secara langsung, DANA juga akan menggelar sesi edukasi daring melalui Instagram dan TikTok setiap Rabu sore. Melalui pendekatan hybrid tersebut, DANA berharap edukasi keamanan digital dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dari berbagai wilayah.
Dengan semakin tingginya penggunaan e-wallet dan transaksi cashless di Indonesia, keberadaan layanan edukasi seperti Posko Bantuan Keliling dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keamanan transaksi digital sehari-hari. ich
