Tolak Setoran Preman Rp10 Ribu, Pedagang Buah di Ciledug Diserang Kelompok Bersenjata Tajam

Share

Kota Tangerang, Channelsatu.com – Aksi premanisme yang diduga dipicu penolakan permintaan uang jatah berujung bentrokan berdarah di Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Rabu (1/7/2026) malam. Sejumlah pedagang buah mengalami luka bacok setelah diserang kelompok pria bersenjata tajam yang datang secara berulang ke lokasi.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.00 WIB itu bermula ketika seorang pria berinisial ZI alias Udin mendatangi lapak pedagang semangka dan melon. Ia diduga meminta uang sebesar Rp10 ribu per hari kepada para pedagang, namun permintaan tersebut ditolak sehingga memicu perselisihan.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Parikhesit menjelaskan, penolakan tersebut membuat pelaku meninggalkan lokasi, tetapi tidak lama kemudian kembali bersama sejumlah rekannya dengan membawa senjata tajam untuk menantang para pedagang.

- Advertisement -

*”Permintaan tersebut ditolak oleh para pedagang. Setelah itu yang bersangkutan pergi, namun tidak lama kemudian kembali sambil membawa senjata tajam dan mengajak beberapa rekannya,”* ujar AKBP Parikhesit.

Menurutnya, kelompok pelaku awalnya datang sekitar enam orang. Setelah bentrokan pertama dan kalah jumlah, mereka kembali lagi dengan membawa sekitar sepuluh orang lainnya yang juga dipersenjatai senjata tajam hingga situasi berubah menjadi aksi penyerangan brutal.

Akibat insiden tersebut, tiga pedagang buah mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh akibat sabetan senjata tajam. Di sisi lain, dua orang dari kelompok penyerang juga mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Menerima laporan warga, tim gabungan Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota bersama Unit Reskrim Polsek langsung melakukan penyelidikan intensif. Polisi berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat, yakni MSS alias Bule yang diduga ikut melakukan pembacokan dan Panji alias Qbenk yang diduga membantu membawa salah satu pelaku ke rumah sakit.

- Advertisement -

*”Dalam penggeledahan di rumah salah satu terduga pelaku, petugas menemukan sarung golok. Selain itu kami juga mengamankan satu bilah golok di lokasi kejadian serta barang bukti lainnya. Penyidikan masih terus dikembangkan untuk menangkap pelaku lain yang masih buron,”* tegas AKBP Parikhesit. ich

Read more

NEWS