Tinggalkan Plastik, Ini 9 Wadah Alternatif untuk Daging Kurban

Share

Kota Tangerang, Channelsatu.com – Menyambut Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah, Pemerintah Kota Tangerang mengajak warganya untuk lebih peduli lingkungan. Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pemkot mengimbau agar masyarakat dan panitia kurban tidak lagi menggunakan kantong plastik sekali pakai dalam pembagian daging kurban.

Imbauan ini bukan tanpa alasan. Kepala DLH Kota Tangerang, Wawan Fauzi, menjelaskan bahwa Iduladha adalah momen penting tidak hanya secara spiritual, tetapi juga sebagai kesempatan untuk mempraktikkan gaya hidup berkelanjutan. Menurutnya, penggunaan plastik selama kurban setiap tahun menyumbang lonjakan volume sampah yang merusak lingkungan.

“Bayangkan satu kantong plastik hanya dipakai sebentar, tapi bisa mencemari bumi selama ratusan tahun. Kami ingin kebiasaan ini berubah,” tegas Wawan. Ia mendorong masyarakat untuk mematuhi Peraturan Wali Kota Tangerang No. 111 Tahun 2022 tentang pembatasan kantong plastik.

- Advertisement -

DLH pun menganjurkan penggunaan berbagai wadah ramah lingkungan untuk menggantikan plastik, seperti besek bambu, daun jati, daun pisang, rantang, tas purun, hingga wadah guna ulang lainnya. Bahan-bahan alami ini tidak hanya aman bagi lingkungan, tapi juga memperkuat nilai tradisional dalam berbagi.

Selain mengurangi plastik, masyarakat juga didorong untuk menyediakan tempat sampah terpilah selama distribusi daging kurban berlangsung. Hal ini bertujuan menjaga kebersihan lingkungan sekitar masjid, musala, dan titik penyembelihan hewan kurban.

“Kami mengajak kolaborasi aktif seluruh lapisan masyarakat, mulai dari tokoh agama, panitia kurban, hingga komunitas. Mari jadikan Iduladha ini tidak hanya khusyuk, tapi juga ramah lingkungan,” tambah Wawan.

Dengan dukungan masyarakat, diharapkan perayaan Iduladha 1446 H di Kota Tangerang bisa menjadi contoh kurban yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Info lebih lanjut tersedia di media sosial @tangerangkota atau melalui aplikasi TangerangLive. ich

Read more

NEWS