Kota Bekasi, Channelsatu.com – Sorak kemenangan menggema di Stadion Singapura saat Tim Tajimalela FA U-14 menorehkan sejarah dengan menjuarai ajang Singa Cup 2025. Dalam laga final penuh tensi, tim muda asal Bekasi ini menundukkan klub tangguh asal Malaysia, La Stallions, dengan skor tipis 1–0. Kemenangan ini bukan hanya tentang trofi, tetapi simbol kebangkitan sepak bola usia dini Indonesia yang kini mulai diperhitungkan di level internasional.
Berbasis di Komplek Yonif Mekanis 202/Tajimalela, Rawalumbu, Kota Bekasi, Tajimalela FA U-14 menaklukkan kompetisi bergengsi yang diikuti 20 klub dari tujuh negara, termasuk Singapura, Malaysia, Pakistan, Thailand, India, Australia, dan Indonesia. Dalam setiap pertandingan, tim asuhan Sugeng Waluyo tampil penuh semangat, menampilkan gaya permainan menyerang yang rapi dan bermental juara. Mereka bukan sekadar datang untuk berpartisipasi, melainkan membuktikan bahwa kualitas pemain muda Indonesia mampu bersaing di panggung Asia.
Pelatih kepala Sugeng Waluyo tak menutupi rasa bangganya atas pencapaian luar biasa ini. Ia menuturkan bahwa kemenangan tersebut merupakan buah dari pembinaan jangka panjang yang dilakukan melalui kompetisi internal akademi. “Kami seleksi 19 pemain selama enam bulan penuh. Setiap latihan kami fokus pada disiplin, teknik, dan mental bertanding. Alhamdulillah hasilnya terbayar lunas di Singapura,” ujarnya dengan nada haru.
Kebanggaan juga datang dari manajer tim Haji Uki Ifwa, yang menyebut keberhasilan ini sebagai momentum penting dalam sejarah Tajimalela FA. Menurutnya, kemenangan tersebut adalah hasil kerja keras seluruh elemen tim, mulai dari pelatih, pemain, hingga dukungan keluarga besar Tajimalela. “Kami membawa nama Bekasi, membawa nama Indonesia. Semoga ini menjadi awal dari perjalanan panjang anak-anak menuju prestasi lebih tinggi,” katanya.
Dukungan moral datang langsung dari Wali Kota Bekasi, Dr. Tri Adhianto, yang memberikan apresiasi tinggi atas kemenangan tim muda tersebut. “Saya bangga atas pencapaian ini. Tajimalela FA membuktikan bahwa Kota Bekasi memiliki talenta besar di bidang sepak bola. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berjuang dan membawa nama daerah ke tingkat nasional dan internasional,” ucapnya.
Tak berhenti di Singapura, Tajimalela FA U-14 sudah menatap horizon yang lebih jauh. Pelatih Sugeng Waluyo menyebutkan, tim ini tengah dipersiapkan untuk proyek jangka panjang yang melibatkan pembentukan Bekasi City Academy, sebagai wadah pembinaan berjenjang. “Kami sedang menyiapkan tim untuk Soeratin Cup dan rencana besar menuju Eropa. Ada komunikasi intens dengan beberapa akademi di sana untuk program uji tanding dan pengembangan,” jelasnya.
Kemenangan di Singa Cup 2025 menjadi pembuktian bahwa kerja keras, disiplin, dan visi pembinaan yang konsisten mampu membawa hasil nyata. Di tengah derasnya arus pemain muda dari berbagai negara, Tajimalela FA U-14 berhasil mencuri perhatian berkat permainan yang solid, teknik individu yang matang, dan semangat pantang menyerah.
Dengan kemenangan ini, nama Tajimalela FA tak hanya tercatat di daftar juara Singa Cup, tetapi juga menempatkan **Kota Bekasi** sebagai salah satu pusat pembinaan sepak bola muda yang mulai bersinar di Asia Tenggara. Seperti film inspiratif tentang perjuangan anak muda menembus batas, kisah Tajimalela FA U-14 adalah narasi tentang mimpi, kerja keras, dan kebanggaan yang tumbuh dari tanah sendiri. ich
