Tauhid Aprilian Noor, Musik Jadi Jembatan Budaya di Festival Erau 2025

Share

Kabupaten Kutai Kartanegara – Kabupaten Kutai Kartanegara – Kemeriahan jelang Festival Erau 2025 kian terasa dengan bergemanya anthem resmi *“Erau 2025 (Official Theme Song)”*. Lagu ini menjadi simbol semangat baru sekaligus penghormatan terhadap karya legendaris Amat Gambus alias (Alm.) Ahmad Sofyan, yang kini diaransemen ulang untuk generasi masa kini.

Tauhid Aprilian Noor, Kadisdikbud Kukar sekaligus Petinggi Pore Sempekat Keroan Kutai, menjadi sosok sentral di balik inisiatif ini. Ia meyakini bahwa musik adalah medium paling efektif untuk menyatukan masyarakat sekaligus menggaungkan pesan budaya Erau.

Aransemen ulang membawa lagu klasik ini tampil lebih segar tanpa kehilangan ruh tradisinya. Harmoni musik modern berpadu dengan akar budaya Kutai, menjadikan anthem ini relevan untuk dinikmati baik oleh generasi tua maupun muda.

- Advertisement -

Sejak pertama kali diperdengarkan, anthem ini langsung mendapat tempat di hati masyarakat. Banyak yang menjadikannya bagian dari keseharian, dari sekolah, pusat keramaian, hingga media sosial. Lagu ini dengan cepat menjelma sebagai identitas bersama menjelang Erau.

Festival Erau yang akan berlangsung 21–28 September selalu menjadi magnet wisata budaya. Kehadiran anthem resmi kali ini menambah daya tarik karena masyarakat merasa dilibatkan secara emosional lewat medium musik.

Tauhid menilai langkah ini adalah strategi kebudayaan yang tepat. “Kami ingin semua orang merasa bahwa Erau bukan hanya acara pemerintah, tetapi milik bersama. Lagu ini jadi cara sederhana namun kuat untuk menciptakan rasa itu,” ucapnya.

Ia menambahkan, anthem ini juga wujud penghormatan terhadap karya maestro. “Aransemen ulang ini menjaga warisan Amat Gambus agar tetap hidup, sekaligus memperkenalkannya pada generasi baru,” kata Tauhid.

- Advertisement -

Dengan anthem sebagai pengikat, Erau 2025 diyakini akan mencatatkan sejarah baru. Festival ini bukan hanya menjadi tontonan budaya, tetapi juga pengalaman emosional yang terpatri dalam ingatan kolektif masyarakat. ich

Read more

NEWS