SisBerdaya & DisBerdaya 2026 Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas Lewat Teknologi dan Literasi Finansial

Share

Jakarta, Channelsatu.com – Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi tulang punggung perekonomian nasional dengan kontribusi lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Meski demikian, 99 persen UMKM masih berada di level usaha mikro, dengan pelaku perempuan menghadapi tantangan seperti kesenjangan literasi keuangan dan digital, keterbatasan akses pembiayaan, serta rendahnya partisipasi dalam pengambilan keputusan ekonomi.

Dalam menghadapi tantangan ini, program **SisBerdaya dan DisBerdaya 2026: Perempuan Berteknologi Membangun Bisnis & Kesetaraan** hadir untuk membantu UMKM perempuan naik kelas melalui pelatihan, pendampingan, dan akses pasar.

Aisyah Nur Asri, pendiri **Mad Quinn Beauty** sekaligus juara SisBerdaya 2025, membagikan pengalamannya memanfaatkan teknologi:

- Advertisement -

> “Sebagai usaha kecil, kita harus pintar mencari tools yang mempermudah bisnis. Misalnya merapikan media sosial, mengatur landing page seperti Linktree, dan rajin mengunggah konten serta memanfaatkan AI untuk memperkaya ide pemasaran.”

Selain itu, pengalaman Inne Viryani dari **Riasafood** menunjukkan pentingnya belajar dan memperkaya ilmu. Setelah mengikuti program SisBerdaya 2023, penjualannya naik hingga 130 persen per bulan. Eka Shandy Andi Ishak, pemilik **diTUTA**, juga menekankan pentingnya jaringan bisnis:

> “Bergabung dalam komunitas dan bazar membuka akses ke pasar lebih luas dan peluang kolaborasi. Dukungan sesama pelaku usaha membuat saya lebih semangat membangun usaha.”

Program ini menargetkan partisipasi 6.000 UMKM perempuan di seluruh Indonesia, meningkat 20 persen dibanding tahun sebelumnya, dan memberikan akses inklusif bagi wilayah di luar Jawa. Olavina Harahap, Director of Communications DANA, menegaskan:

- Advertisement -

> “Kami ingin peserta tidak hanya sukses dalam berbisnis, tetapi memastikan usahanya berkelanjutan. Di akhir acara, 30 finalis akan ikut bazar ternama di Jakarta.”

Kerjasama dengan KemenPPPA dan berbagai mitra strategis membuka peluang lebih luas bagi perempuan dalam mengembangkan usaha, memperkuat inklusivitas, serta mendorong ekonomi digital Indonesia. ich

Read more

NEWS