Jakarta, Channelsatu.com – Aktris senior Yatti Surachman akhirnya menjalani operasi katarak setelah kondisi penglihatannya menurun drastis dan mengancam produktivitasnya di industri film. Dengan tingkat katarak mencapai 70 persen, Yatti hanya bisa melihat sekitar 30 persen dari kemampuan normal, situasi yang memaksanya mengambil tindakan medis sesegera mungkin agar tetap dapat beraktivitas seperti biasa.
Rekam jejak panjangnya di dunia seni peran membuat Yatti sangat bergantung pada kemampuan membaca naskah dan menghafalkan dialog, sehingga gangguan penglihatan menjadi ancaman nyata yang tak bisa ia abaikan. Atas saran dokter mata, ia memutuskan bahwa penanganan cepat adalah pilihan terbaik demi kelangsungan kariernya yang hingga kini tetap produktif.
Ia menjalani operasi setelah mendapatkan kesempatan waktu karena tengah break dari kegiatan syuting. Kesempatan itu dianggapnya sebagai berkah karena memungkinkan dirinya fokus menjalani tindakan tanpa memengaruhi komitmen kerja yang sedang berjalan. Bagi seorang aktris yang masih aktif di berbagai produksi, momentum pemulihan adalah hal yang sangat berharga.
Yatti mengatakan bahwa rasa khawatir sempat muncul sebelum operasi dilakukan, namun keyakinan terhadap teknologi kesehatan modern membuatnya lebih tenang. Perkembangan medis yang semakin canggih membuat proses operasi mata kini jauh lebih cepat dan minim rasa sakit, sesuatu yang ia rasakan sendiri saat menjalani tindakan.
Setelah operasi pada mata kanan berhasil dilaksanakan, Yatti langsung merasakan perbedaan signifikan. Penglihatannya menjadi jauh lebih jelas, membuatnya semakin percaya diri menyambut pemeriksaan mata kiri pada 25 November mendatang. Ia berharap proses selanjutnya juga berjalan lancar.
Teknologi mutakhir yang digunakan rumah sakit mata IEC Eye Care memberi pengalaman positif yang tidak ia duga sebelumnya. Proses tindakan yang hanya memakan waktu sekitar dua belas menit menjadi bukti bahwa operasi katarak kini bukan lagi prosedur yang mengintimidasi seperti anggapan banyak orang. Efisiensi itu membuatnya berharap lebih banyak masyarakat tidak takut memeriksakan kesehatan mata.
Kembalinya ketajaman penglihatan membuat Yatti semakin bersemangat untuk kembali bekerja. Sebagai salah satu ikon perfilman Indonesia yang tetap laris di usia matang, ia tidak ingin kondisi kesehatan mata menghambat kreativitas dan produktivitasnya. Baginya, setiap proyek adalah kesempatan untuk memberi energi baru pada perjalanan panjangnya di dunia seni peran.
Dengan dukungan keluarga, penggemar, dan rekan-rekan industri, Yatti yakin proses pemulihan ini akan berjalan lancar. Ia berharap begitu kedua matanya benar-benar pulih, ia dapat kembali hadir dengan performa terbaik dalam berbagai produksi film dan televisi yang telah menantinya. ich
