Kabupaten Bogor, Channelsatu.com – Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat upaya perlindungan anak dan ketahanan keluarga melalui penyelenggaraan Wisuda Sekolah Pra Nikah Tahun 2025. Program yang digagas Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) bekerja sama dengan Pusat Kajian Gender dan Anak serta IPB University ini digelar di SG 1 Cibinong.
Mewakili Bupati Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mengapresiasi inisiatif penyelenggaraan Sekolah Pra Nikah yang dinilai strategis dalam membekali generasi muda dengan pemahaman nilai kehidupan, pernikahan, dan tanggung jawab sejak dini.
Menurut Ajat, anak dan remaja saat ini menghadapi tantangan serius, mulai dari pola konsumsi pangan tidak sehat, pengaruh gaya hidup, budaya senang-senang berlebihan, degradasi nilai keimanan, hingga dampak negatif media dan tontonan.
“Sekolah pra nikah ini menjadi langkah penting sebagai benteng dalam membentuk karakter, moral, dan kesiapan mental generasi muda menghadapi masa depan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti kondisi demografi Kabupaten Bogor yang didominasi usia produktif. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci agar tidak muncul persoalan sosial seperti putus sekolah, pernikahan dini, hingga sulitnya akses pekerjaan.
“Sekolah pra nikah ini diharapkan mampu menanamkan kesadaran bahwa pernikahan bukan hanya urusan hari ini, tetapi perjalanan panjang yang penuh tanggung jawab, baik di dunia maupun di akhirat,” tegasnya.
Melalui wisuda ini, para peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan membawa nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sosial dan keluarga.
Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program edukatif berkelanjutan demi mewujudkan keluarga berkualitas dan pembangunan manusia yang lebih baik. ich
