Jakarta, Channelsatu.com – Sebanyak 35 musisi lintas generasi bergabung dalam proyek lagu “Save Our World” yang dipimpin oleh SBY. Lagu ini merupakan hasil kolaborasi antara SBY dan musisi-musisi Indonesia dari berbagai generasi.
Menurut SBY, 35 musisi yang terlibat sudah cukup mewakili suara seniman Indonesia yang peduli pada perubahan iklim dan ingin bersuara ke dunia. “Sebetulnya banyak musisi yang ingin bergabung, tapi waktunya tidak pas,” kata SBY.
Lagu “Save Our World” merupakan versi ketiga dari lagu yang pertama kali ia ciptakan di Oslo pada 2010, dengan judul “Untuk Bumi Kita”. Lagu itu sempat diaransemen ulang dan dinyanyikan dalam versi Inggris oleh musisi Amerika.
Karya ini bukan sekadar lagu, tapi seruan moral untuk menyelamatkan lingkungan. SBY berharap agar karya ini menjadi pemicu aksi nyata. “Kami ingin tidak hanya berkata, tapi juga berbuat. Dunia sedang menghadapi ujian, dan hanya dengan kebersamaan kita bisa melewatinya,” kata SBY.
Dengan bergabungnya 35 musisi lintas generasi dalam proyek ini, SBY berharap bahwa lagu “Save Our World” dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan dan mengambil tindakan nyata untuk menyelamatkan bumi.
SBY juga mengingatkan bahwa jika suhu bumi terus naik dan melewati ambang 1,5 derajat Celcius, masa depan generasi mendatang akan terancam. “Kalau semua jalan seperti biasa, walau ada sedikit perbaikan, itu tetap tidak cukup. Harus ada big push—dorongan besar yang dilakukan bersama,” ujarnya.
Lagu “Save Our World” akan menjadi simbol kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan dan mengambil tindakan nyata untuk menyelamatkan bumi.
Dengan demikian, SBY berharap bahwa lagu “Save Our World” dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan dan mengambil tindakan nyata untuk menyelamatkan bumi. ich
