Jakarta, Channelsatu.com – Reposisi kepolisian dinilai penting untuk membatasi kewenangan dari kekuasaan yang memiliki ambisi politik. Pandangan ini disampaikan oleh politisi PDIP, Adian Napitupulu.
Adian juga prihatin atas terjadinya beberapa peristiwa yang melibatkan oknum kepolisian beberapa pekan terakhir, termasuk dalam tahapan Pilpres dan Pilkada 2024.
Ia juga menyebutkan salah satu survei Litbang Kompas yang menyatakan citra paling positif di antara Lembaga-lembaga negara, tertinggi adalah TNI, sementara Kepolisian dengan 16 persen berada di bawah TNI. Survei itu menurutnya menjadi cerminan dari persepsi publik.
“Maka Kepolisian ditempatkan di manapun tergantung dari Kepolisian itu sendiri, tergantung netralitasnya,” kata Adian Napitupulu dikutip Channelsatu di akun X @PDI_Perjuangan, Selasa (10/12/2024).
Lebih lanjut, Adian menegaskan, banyaknya pelanggaran hingga ketidaknetralan polisi dalam Pemilu. Publik dapat dengan mudah menemukan berbagai informasi terkait dugaan tersebut melalui pemberitaan media.
Adian juga mengatakan, harus ada yang bisa menjelaskan masalah ini dan kenapa ada di tahapan Pilpres dan Pilkada. “Kalau tidak ada penjelasan dan akan muncul wacana-wacana yang tidak benar,” tegas Adian Napitupulu. (Fjr)
