Tangsel, Channelsatu.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menggelar operasi gabungan yang berbeda dari biasanya, dengan fokus pada pencegahan pelanggaran usaha selama Ramadan.
Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pariwisata, serta TNI-Polri, menyisir berbagai lokasi yang dilaporkan rawan pelanggaran.
Operasi ini bukan sekadar razia rutin, melainkan upaya proaktif Pemkot Tangsel dalam merespons keresahan masyarakat.
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, terjun langsung ke lapangan untuk memastikan operasi berjalan sesuai target, yaitu menindak tempat usaha yang melanggar aturan Ramadan.
Dalam operasi tersebut, tim gabungan menemukan pola pelanggaran yang cukup beragam. Di Pasar Ciputat, ratusan botol miras disita, menunjukkan masih adanya peredaran minuman keras secara ilegal.
Sementara itu, di Pamulang, kafe-kafe yang sebelumnya menjual miras telah beralih fungsi, namun tetap dalam pengawasan ketat.
Pemkot Tangsel tidak main-main dalam menegakkan aturan.
Pilar Saga Ichsan menegaskan bahwa tempat usaha yang terbukti masih menjual miras akan ditutup permanen. Tindakan tegas ini menunjukkan komitmen Pemkot Tangsel dalam menciptakan lingkungan yang kondusif selama Ramadan.
Operasi gabungan ini juga menyasar tempat karaoke yang berdiri di atas lahan milik pemerintah daerah.
Laporan masyarakat dan DPRD mengindikasikan adanya praktik prostitusi dan penjualan miras di lokasi tersebut. Pemkot Tangsel berjanji akan menindak tegas tempat usaha yang menyalahgunakan lahan pemerintah.
Pendekatan Pemkot Tangsel dalam operasi ini bukan hanya penindakan, tetapi juga pencegahan. Mereka memberikan peringatan dan pembinaan kepada pelaku usaha agar mematuhi aturan Ramadan. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan efek jera dan meningkatkan kesadaran pelaku usaha.
Pemkot Tangsel juga melibatkan peran aktif masyarakat dalam pengawasan. Mereka membuka saluran pengaduan bagi masyarakat yang menemukan pelanggaran usaha selama Ramadan. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.
Dengan operasi gabungan yang terencana dan terkoordinasi, Pemkot Tangsel berharap dapat menciptakan suasana Ramadan yang lebih kondusif dan harmonis. Mereka mengajak seluruh pelaku usaha untuk bekerja sama dalam menjaga ketertiban dan menghormati nilai-nilai Ramadan. ich
