Kota Tangerang, Channelsatu.com – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali terlihat di Tangerang melalui gelaran Ramadan Festival Karim 2026 yang diinisiasi oleh Rumah Muda Indonesia bersama belasan komunitas anak muda. Kegiatan sosial ini menghadirkan santunan bagi ratusan anak yatim dan penghafal Al-Qur’an sekaligus menjadi ajang kolaborasi generasi muda dalam menebar kebaikan.
Festival yang berlangsung meriah tersebut menjadi bukti kepedulian anak muda terhadap kegiatan sosial. Melalui gerakan sederhana namun berdampak besar, ribuan pemuda di Kota Tangerang ikut terlibat dalam penggalangan dana untuk membantu anak-anak yatim serta para penghafal Al-Qur’an.
Founder Rumah Muda Indonesia, Iman Maulana, menjelaskan bahwa Ramadan Festival Karim tahun ini digerakkan melalui program “Gerakan Patungan Ceban”. Gerakan tersebut mengajak anak muda menyumbang secara sukarela mulai dari Rp10 ribu.
“Gerakan Patungan Ceban ini melibatkan ribuan anak muda di Kota Tangerang. Dari patungan sebesar Rp10 ribu saja, kami berhasil mengumpulkan dana santunan lebih dari Rp20 juta,” ujar Iman Maulana saat kegiatan berlangsung di kawasan **Aeropolis**, Minggu (8/3/2026).
Ia menambahkan, kegiatan sosial ini tidak hanya digagas oleh satu komunitas saja. Tercatat ada sekitar 11 komunitas anak muda dari berbagai latar belakang yang turut berkolaborasi menyukseskan agenda berbagi tersebut.
“Sekitar 11 komunitas bergabung dalam kegiatan ini. Dana yang terkumpul kemudian kami salurkan sebagai santunan bagi ratusan anak yatim dan para penghafal Al-Qur’an di Kota Tangerang,” kata Iman.
Berbeda dari tahun sebelumnya, Ramadan Festival Karim 2026 menghadirkan rangkaian kegiatan yang lebih meriah selama dua hari penuh. Anak-anak yang hadir tidak hanya menerima santunan, tetapi juga diajak menikmati berbagai aktivitas hiburan.
Ratusan anak yatim dan penghafal Al-Qur’an bahkan diajak berkeliling kota menggunakan Bus Jawara hingga mobil mewah milik salah satu komunitas otomotif di Kota Tangerang. Selain itu, mereka juga menikmati hiburan badut, permainan seru, serta lomba-lomba yang membuat suasana semakin meriah.
“Semua kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk berbagi kebahagiaan. Anak-anak diajak keliling kota, bermain ceria, menikmati hiburan, hingga mengikuti berbagai lomba yang membuat acara terasa sangat berkesan,” tambah Iman.
Ia berharap Ramadan Festival Karim dapat terus digelar setiap tahun sebagai agenda sosial yang mempererat solidaritas anak muda di Kota Tangerang sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut di tahun-tahun mendatang untuk meramaikan bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi sesama,” pungkasnya. ich
