Jakarta, Channelsatu.com – PWI Jaya Sie Musik dan Film bersama tim Tiga Jantung terus mematangkan persiapan Konser Musik Spiritual “Mahabbah Allah Pakem 9” melalui rapat koordinasi yang digelar di kantor PWI DKI Jakarta Sie Musik dan Film, Gedung PPHUI, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Rapat tersebut dihadiri sejumlah tokoh budaya, ulama hingga tim produksi konser. Agenda utama membahas kesiapan teknis acara yang disebut akan mengusung konsep konser spiritual dengan nuansa ruwatan dan pertobatan nasional.
Ketua PWI Jaya Sie Musik dan Film sekaligus ketua panitia penyelenggara, Irish Riswoyo, mengatakan persiapan konser kini sudah mencapai 90 persen. Menurutnya, seluruh kebutuhan teknis utama telah siap untuk pelaksanaan acara.
“Untuk persiapan sudah mencapai 90 persen, sound system, lighting system, audio visual dan man power serta pendukung acara sudah siap. Bahkan band penampil sudah mulai latihan sejak Kamis kemarin. Nanti hari Jumat dan Minggu kita geber latihan lagi,” ujar Irish di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
Dalam kesempatan yang sama, tokoh spiritual sekaligus pencipta lagu konser tersebut, Syaiful Umar atau yang dikenal sebagai Mbah Kiyai Syaiful Umar, menegaskan bahwa konser ini bukan sekadar pertunjukan musik biasa.
“Konser ini memang konser musik, tapi memiliki makna spiritual yang mendalam, karena esensi dari konser ini mengajak para pemimpin kita dan semua elemen masyarakat untuk melakukan tobat nasional,” kata Mbah Syaiful.
Ia menilai berbagai bencana yang terjadi belakangan ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk kembali mendekatkan diri kepada Tuhan. Menurutnya, konser tersebut diharapkan menjadi ruang refleksi bersama agar bangsa Indonesia terhindar dari bencana yang lebih besar.
“Kita tidak ingin ada bencana lebih besar di negeri ini, makanya kita mesti mohon sama Allah dan bertobat bersama-sama. Kita tahu beberapa bencana telah terjadi seperti banjir dan tanah longsor di Aceh dan Sumut, tabrakan kereta api hingga geopolitik perang Iran lawan Amerika dan Israel,” lanjutnya.
Budayawan Ngatawi Al-Zastrow yang turut hadir dalam rapat mengaku antusias terlibat dalam konser tersebut. Ia menyebut budaya dan musik dapat menjadi media komunikasi spiritual yang mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Saya senang bisa terlibat di acara ini. Kita jadikan budaya sebagai media komunikasi yang mampu menembus segala lapisan masyarakat tanpa sekat, baik umaroh, ulama maupun masyarakat biasa,” ujar Kepala Makara Art Centre Universitas Indonesia itu.
Konser “Mahabbah Allah Pakem 9” juga disebut bakal dihadiri sejumlah tokoh nasional. Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia Yusril Ihza Mahendra dikabarkan akan hadir, sementara panitia masih menunggu konfirmasi dari Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. ich
