Kota Tangerang, Channelsatu.com – Di tengah tren kolaborasi antara musisi dan pelaku usaha kreatif, Pemerintah Kota Tangerang membuka ruang baru bagi pelaku UMKM melalui program fasilitasi pembuatan barcode produk secara gratis. Inisiatif ini diharapkan mampu menghubungkan sektor industri lokal dengan dunia hiburan dan ekonomi digital.
Melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM), Pemkot Tangerang membuka kuota terbatas untuk 50 pelaku usaha yang ingin mendapatkan barcode resmi guna menembus pasar ritel modern dan e-commerce. Pendaftaran dibuka hingga 31 Juli 2025 secara daring.
Menurut Kepala Disperindagkop UKM Kota Tangerang, Suli Rosadi, keberadaan barcode akan memudahkan UMKM untuk memperluas jangkauan distribusi produk. “Barcode adalah pintu masuk ke jaringan distribusi modern, baik fisik maupun digital,” ujarnya, Rabu (25/6/2025).
Langkah ini juga sejalan dengan geliat industri hiburan lokal yang semakin dinamis. Banyak musisi dan kreator saat ini menggandeng produk UMKM untuk dijadikan merchandise resmi, hampers konser, hingga kolaborasi fashion di atas panggung.
Program ini diprioritaskan bagi pelaku usaha kuliner non-siap saji, kerajinan tangan, dan fesyen lokal. Syaratnya pun mudah: cukup dengan KTP Kota Tangerang, NIB, serta dokumen pendukung seperti sertifikasi halal, PIRT, atau hak kekayaan intelektual.
Barcode bukan sekadar kode batang, tetapi representasi identitas dan kepercayaan pasar. Dengan identitas resmi, produk lokal akan lebih siap masuk ke etalase toko ritel, platform musik dan konser daring, hingga pasar festival yang kini jadi tren baru anak muda.
Pemkot berharap, dengan barcode, pelaku usaha dapat menjalin sinergi yang lebih luas dengan pelaku industri kreatif, termasuk komunitas musik dan hiburan yang membutuhkan produk lokal otentik sebagai bagian dari narasi karya mereka.
Untuk pendaftaran, pelaku UMKM dapat mengakses laman resmi di https://bit.ly/Barcode2025. Kuota terbatas, sehingga kecepatan mendaftar menjadi kunci untuk ikut dalam gelombang transformasi digital UMKM Tangerang. ich
