Polsek Sukaraja Laksanakan Gerakan Pangan Murah di 13 Kecamatan Sukaraja

Share

Bogor, Channelsatu.com l – Polsek Sukaraja gelar Gerakan Pangan Murah dengan menyalurkan 1.000 kantong beras SPHP Bulog ukuran 5 kg di 13 desa Kecamatan Sukaraja, Bogor.

Program ini akan berlangsung selama 4 bulan sesuai ketersediaan stok Bulog, yang bertujuan untuk menjaga kestabilan harga dan meringankan beban masyarakat.

Bripka Akbar Boby Afandi, SH, Bhabinkamtibmas Cilebut Barat mengungkapkan bahwa, Program ini diinisasi oleh Polsek Sukaraja dan dilaksanakan di 13 desa yang berada di kecamatan Sukaraja, Bogor.

- Advertisement -
Polsek Sukaraja Lakukan Gerakan Pangan Murah di 13 Kecamatan Sukaraja
Bripka Akbar Boby Afandi, SH, Bhabinkamtibmas Cilebut Barat

“Polsek Sukaraja melalui Bhabinkamtibmas hanyalah pelaksana saja dimasing-masing wilayah penugasan, tujuan utama dari progran ini adalah untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan beras murah berkualitas. Program ini juga ditujukan untuk menjaga kestabilan harga beras yang belakangan ini sempat mengalami lonjakan dan ditengah issue beras oplosan,” jelas Bripka Boby saat ditemui redaksi Channelsatu.com di halaman kantor Cilebut Barat.

Beras yang ditawarkan seharga Rp60.000,- ini dari jenis SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) Bulog ukuran 5 kg dan tidak ada batasan pembelian.

Seperti diketahui bahwa dalam program SPHP Beras, dalam hal ini BULOG, menyalurkan beras kepada konsumen melalui beberapa saluran dan mekanisme, seperti:

Polsek Sukaraja Lakukan Gerakan Pangan Murah di 13 Kecamatan Sukaraja
Beras SPHP Bulog ukuran kemasan 5 kg
  • Satgas: Penyaluran langsung kepada masyarakat melalui satuan tugas yang dibentuk oleh pemerintah.
  • Pengecer: Penyaluran melalui pengecer atau toko-toko retail yang bekerja sama dengan BULOG.
  • Ritel Modern: Penyaluran melalui ritel modern seperti supermarket dan hypermarket.
  • Distributor/Mitra Perusahaan: Penyaluran melalui distributor atau mitra perusahaan yang bekerja sama dengan BULOG.
  • Operasi Pasar: Penyaluran melalui operasi pasar yang dilakukan oleh BULOG bersama dengan pemerintah daerah.

Program SPHP Beras ini dilakukan berdasarkan perkembangan rata-rata harga beras nasional dan laporan perangkat daerah yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pangan.

- Advertisement -

Menanggapi kasus beras SPHP Bulog yang dicampur pakan ternak yang beredar luas dimasyarakat, Bripka Bobby menegaskan bahwa, kasusnya kini sudah ditangani oleh pihak yang berwajib.

Polsek Sukaraja Lakukan Gerakan Pangan Murah di 13 Kecamatan Sukaraja
Penampakan beras SPHP Bulog bebas oplosan dalam ‘Gerakan Pangan Murah’ Polsek Sukaraja, Cilebut Baru

“Masyarakat tidak perlu khawatir dengan issue yang berkembang soal beras SPHP oplosan seperti yang beredar luas dimasyarakat, kami menjamin beras SPHP yang kami salurkan ke masyarakat ini bukan beras oplosan karena d supplay langsung dari gudang Bulog. Kasus beras SPHP yang dioplos dengan pakan ternak kini sedang didalami oleh tim penyidik kami dari Kepolisian,” ujar Bripka Boby.

Ia juga memberikan jaminan kepada masyarakat jika ternyata beras yang dibeli dari timnya dapat langsung di komplain dan ditukar dengan kantong beras yang lain atau dapat kembali uang.

“Jika ditemukan beras dengan komposisi yang mencurigakan dan terindikasi oplosan bisa langsung menghubungi kami dan menukar dengan kantong beras baru atau dapat kembali uang,” tutup Bripka Boby. (*)

***[swb]

Read more

NEWS