Pidie Jaya, Channelsatu.com – Palang Merah Indonesia (PMI) terus memperkuat perannya dalam mendukung pemulihan masyarakat pasca banjir bandang yang melanda Kabupaten Pidie Jaya pada 26 November 2025. Hingga memasuki Januari 2026, PMI masih aktif menurunkan relawan dan memberikan berbagai layanan penting, mulai dari penyediaan air bersih, pelayanan kesehatan, hingga dukungan psikososial bagi warga terdampak di sejumlah wilayah yang kondisinya masih memprihatinkan.
Upaya pemulihan ini difokuskan pada daerah-daerah yang mengalami dampak paling berat, terutama Kecamatan Muara Dua dan Merdu. PMI mencatat banyak rumah warga yang hingga kini masih dipenuhi lumpur, sementara fasilitas dasar seperti sumur air bersih belum dapat digunakan secara optimal, sehingga mempersulit aktivitas harian masyarakat.
Pengurus Bidang Humas PMI Kabupaten Pidie Jaya, Azwar, menegaskan bahwa fase pemulihan pasca banjir belum sepenuhnya rampung. Menurutnya, kondisi di lapangan menunjukkan masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan demi mengembalikan kehidupan warga ke kondisi yang lebih layak.
Azwar menyebutkan, PMI terus mengerahkan relawan untuk membantu pembersihan rumah, perbaikan akses air bersih, serta memberikan edukasi kesehatan guna mencegah penyakit pasca banjir. Ia juga menyoroti kondisi sosial ekonomi warga yang terganggu akibat hilangnya mata pencaharian setelah bencana melanda.
Data PMI mencatat, banjir bandang tersebut berdampak pada sedikitnya 155 desa di Kabupaten Pidie Jaya. Skala dampak yang luas ini membuat proses pemulihan membutuhkan waktu lebih panjang serta koordinasi intensif antara PMI, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait.
Selain fokus pada kebutuhan fisik, PMI juga memberikan perhatian pada aspek kesehatan masyarakat. Banyak warga mengeluhkan kondisi tempat tinggal yang belum layak huni, termasuk tempat tidur yang masih tertutup lumpur, sehingga meningkatkan risiko gangguan kesehatan.
PMI berharap seluruh rangkaian bantuan yang telah dan sedang disalurkan dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak. Azwar menekankan bahwa kehadiran PMI di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen kemanusiaan untuk memastikan warga tidak merasa sendiri dalam menghadapi masa sulit ini.
Ke depan, PMI Pidie Jaya menegaskan akan terus hadir hingga proses pemulihan benar-benar berjalan optimal. Dengan dukungan relawan dan sinergi bersama pemerintah, PMI menargetkan percepatan pemulihan agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan secara normal pasca bencana banjir bandang. ich
