Aceh, Channelsatu.com – Memasuki bulan keempat pasca bencana yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, Palang Merah Indonesia (PMI) masih terus mengerahkan berbagai sumber daya untuk mendukung proses pemulihan masyarakat terdampak.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengoptimalkan penggunaan alat berat berupa excavator untuk membantu membersihkan material sisa bencana. Alat berat tersebut digunakan untuk membuka akses jalan yang sempat tertutup serta membantu proses penataan kembali lingkungan masyarakat.
Kepala Divisi Penanggulangan Bencana PMI Pusat, Ridwan S. Carman, mengatakan bahwa dukungan di lapangan masih sangat dibutuhkan meskipun masa tanggap darurat telah berlalu.
“Memasuki bulan keempat pasca bencana, alat berat PMI Pusat masih terus bekerja di Provinsi Aceh untuk membantu membersihkan material sisa bencana serta mendukung percepatan pemulihan bagi masyarakat terdampak,” ujar Ridwan.
Menurutnya, proses pembersihan menjadi salah satu tahapan penting agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas secara normal.
Selain dukungan alat berat, PMI bersama para relawan juga terus melakukan pemantauan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak. Berbagai layanan kemanusiaan tetap diberikan sesuai kebutuhan di lapangan.
Ridwan menegaskan bahwa PMI akan terus hadir untuk mendampingi masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih.
“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat hingga proses pemulihan berjalan optimal dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal,” tambahnya. ich
