PFI Pusat Perkuat Koordinasi SAR Cari Lima Jurnalis yang Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau

Share

Jakarta, Channelsatu.com – Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pusat bersama PFI Jakarta dan PFI Tangerang memperkuat koordinasi dengan Tim SAR Gabungan untuk mencari lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda.

Langkah tersebut dilakukan menyusul hilangnya komunikasi rombongan jurnalis yang sebelumnya bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, menggunakan speedboat pada Senin, 7 September 2026 sekitar pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan kronologi resmi Basarnas, komunikasi terakhir dengan rombongan tercatat pada pukul 14.42 WIB. Salah satu jurnalis sempat mengirimkan titik lokasi terakhir atau share location kepada rekan anggota PFI, Putra M. Akbar, yang berada di Lampung.

- Advertisement -

Lokasi yang dibagikan berada di antara Carita dan Gunung Anak Krakatau. Setelah itu, rombongan dinyatakan hilang kontak sepenuhnya pada pukul 18.13 WIB.

Lima jurnalis yang berada di dalam speedboat tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas, pewarta foto Kantor Berita Antara; Ari Basuki, pewarta foto Merdeka.com; Yudistiro Pranoto, pewarta foto iNews.id; Firman Daus, jurnalis Anadolu Agency; serta Donal, jurnalis freelance.

Ketua Umum PFI Pusat, Dwi Pambudo, menegaskan bahwa keselamatan para jurnalis dan kru kapal menjadi prioritas utama organisasi.

“Keselamatan rekan-rekan jurnalis di lapangan adalah prioritas tertinggi yang tidak bisa ditawar. PFI Pusat bersama PFI Jakarta dan PFI Tangerang terus bergerak satu komando dalam memantau operasi penyelamatan ini,” ujar Dwi Pambudo.

- Advertisement -

Menurut Dwi, PFI terus membangun sinergi dengan otoritas terkait untuk mendukung proses pencarian dan evakuasi di lapangan. Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap upaya cepat yang dilakukan Tim SAR Gabungan.

“Kami mengapresiasi gerak cepat Basarnas dan jajaran Ditpolairud Polda Banten yang menembus medan sulit di tengah paparan abu vulkanik serta tingginya ombak,” katanya.

Kondisi di kawasan Selat Sunda saat ini dinilai dinamis dan menantang akibat paparan abu vulkanik. Karena itu, PFI mengerahkan kekuatan kolektif organisasi untuk mendukung operasi pencarian sekaligus memastikan koordinasi dapat berjalan tanpa hambatan birokrasi maupun taktis.

PFI juga mengimbau para pewarta foto dan kru media yang masih melakukan peliputan di sekitar wilayah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau agar mematuhi batas radius aman yang direkomendasikan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Dwi berharap proses pencarian dapat segera membuahkan hasil dan seluruh jurnalis yang berada dalam manifes kapal ditemukan dalam kondisi selamat.

“Kami berharap seluruh jurnalis dapat segera ditemukan dalam kondisi sehat dan selamat tanpa kurang satu apa pun,” tuturnya.

PFI Pusat turut mengimbau seluruh anggotanya tetap tenang dan menyaring informasi yang beredar untuk menjaga kondisi psikologis keluarga para jurnalis. Organisasi juga mengajak seluruh anggota untuk terus mendoakan keselamatan kelima jurnalis tersebut. ich

Read more

NEWS