Kota Tangerang, Channelsatu.com – Petugas Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, mengambil tindakan tegas. Mereka melakukan pemotongan terhadap dua utas kabel udara yang semrawut dan menjuntai hingga ke jalan, tepatnya di persimpangan underpass Jalan Hasyim Ashari.
Kondisi kabel berukuran cukup besar yang menjuntai tersebut menjadi perhatian serius. Pasalnya, kabel-kabel itu menutupi ruas jalan, secara signifikan mengganggu arus lalu lintas karena memaksa pengendara untuk memperlambat laju kendaraan dan bahkan terpaksa melindas kabel. Situasi ini tentu sangat membahayakan.
Kepala Seksi Trantib Kecamatan Ciledug, Agung Wibowo, menjelaskan bahwa pemotongan kabel udara sepanjang 20 meter ini dilakukan karena sudah sangat mengganggu dan membahayakan pengendara yang melintas dari arah Jakarta menuju Tangerang.
“Sudah sangat mengganggu dan membahayakan bagi pengendara yang melintas Jalan Hasyim Ashari, sehingga kami potong untuk antisipasi jatuhnya korban,” tegas Agung, menekankan urgensi tindakan cepat demi keselamatan publik.
Proses pemotongan kabel ini tidak berjalan mudah karena melibatkan jenis kabel fiber optik milik penyedia layanan. Oleh karena itu, Trantib Ciledug harus melibatkan petugas PLN, mengingat keterbatasan alat potong yang dimiliki Trantib.
“Sempat sulit motong kabelnya karena fiber optik, jadi kami libatkan petugas PLN menggunakan alat khusus,” ujar Agung, menjelaskan tantangan teknis yang dihadapi dan pentingnya kolaborasi antarinstansi.
Setelah berhasil melakukan pemotongan, petugas segera merapikan sisa-sisa kabel udara dengan mengikatnya secara bersamaan menggunakan tali. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi bagian kabel yang menjuntai dan berpotensi menimbulkan bahaya.
Agung juga menegaskan bahwa petugas Trantib akan terus melakukan pengawasan dan tidak akan ragu melakukan pemotongan jika kembali ditemukan kabel udara yang membahayakan masyarakat. “Patroli pengawasan terus dilakukan dan jika ditemukan kabel udara membahayakan maka langsung dipotong,” pungkasnya, menunjukkan komitmen berkelanjutan.
Pemerintah Kota Tangerang sendiri telah mengambil langkah strategis untuk menata kabel udara di seluruh wilayah, salah satunya dengan mendorong sistem penanaman kabel di bawah tanah atau memindahkan kabel utilitas dari udara ke dalam tanah, dengan melibatkan aktif pihak provider terkait.
