Pemkot Tangerang Siagakan 5.000 Kisdam Antisipasi Tanggul Jebol

Share

Kota Tangerang, Channelsatu.com – Pemerintah Kota Tangerang bergerak cepat merespons banjir yang melanda sejumlah wilayah sejak Kamis malam dengan memperkuat langkah penanganan darurat di lapangan. Salah satu upaya utama yang dilakukan adalah pendistribusian ribuan karung kisdam untuk mengantisipasi potensi jebolnya tanggul di titik-titik rawan genangan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, mengatakan hingga saat ini sebanyak 5.000 karung kisdam telah disebar ke berbagai lokasi strategis. Distribusi tersebut difokuskan pada area yang dinilai memiliki risiko tinggi terhadap limpasan air sungai dan saluran drainase.

Menurut Taufik, jumlah karung kisdam yang disiagakan bersifat dinamis dan dapat terus bertambah sesuai kebutuhan di lapangan. Pemkot Tangerang memastikan ketersediaan logistik penanganan banjir tetap terjaga selama kondisi cuaca ekstrem masih berlangsung.

- Advertisement -

Selain distribusi kisdam, petugas gabungan juga telah diterjunkan untuk melakukan pemantauan intensif di wilayah timur dan barat Kota Tangerang. Pemantauan dilakukan guna memastikan respons cepat jika terjadi kondisi darurat lanjutan akibat meningkatnya debit air.

Berdasarkan laporan terkini, satu titik tanggul dilaporkan jebol di kawasan Garden City Periuk. Petugas PUPR langsung melakukan penanganan darurat di lokasi tersebut guna mencegah meluasnya genangan ke kawasan permukiman warga.

Taufik menjelaskan bahwa sebagian besar banjir yang terjadi dipicu oleh limpasan air dari sungai, kali, serta saluran air yang tidak mampu menampung debit akibat hujan berintensitas tinggi. Meski demikian, kondisi tanggul di lokasi lain masih terpantau aman dan terus dalam pengawasan.

Upaya penanganan banjir dilakukan secara terpadu lintas perangkat daerah dengan mengedepankan keselamatan warga dan perlindungan kawasan permukiman. Pemkot Tangerang juga memastikan kesiapsiagaan petugas tetap terjaga selama masa cuaca ekstrem.

- Advertisement -

Seiring dengan itu, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi hujan lebat diperkirakan masih akan berlangsung hingga 27 Januari 2026. Warga diminta segera melapor jika menemukan tanda-tanda kerusakan tanggul atau peningkatan genangan di lingkungan masing-masing. ich

Read more

NEWS