Pemkot Bekasi Pasang Enam Alat Peringatan Dini Banjir di Jatiasih

Share

Kota Bekasi, Channelsatu.com – Pemerintah Kota Bekasi terus memperkuat langkah mitigasi banjir dengan memasang enam titik alat peringatan dini atau early warning system (EWS) di wilayah Kecamatan Jatiasih. Pemasangan perangkat ini ditujukan untuk mendeteksi secara cepat potensi luapan air kiriman dari hulu yang mengalir melalui Kali Bekasi dan Kali Cikeas, dua sungai yang kerap memicu banjir di kawasan tersebut.

Keberadaan EWS ini menjadi bagian dari strategi Pemkot Bekasi dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat di wilayah rawan banjir. Dengan sistem deteksi dini, warga diharapkan tidak lagi terlambat menerima informasi ketika debit air sungai mulai meningkat ke level berbahaya.

Camat Jatiasih, Dian Herdiana, menjelaskan bahwa pemasangan alat peringatan dini tersebut merupakan langkah antisipatif yang sangat penting, mengingat wilayah Jatiasih kerap terdampak banjir akibat luapan air dari wilayah hulu. “Pemasangan ini menjadi langkah penting untuk mengantisipasi jika luapan air sudah mulai di luar batas normal,” ujarnya.

- Advertisement -

Menurut Dian, sistem peringatan dini tersebut akan bekerja secara otomatis dengan mengeluarkan bunyi sirine ketika terjadi peningkatan debit air yang signifikan. Dengan adanya peringatan suara tersebut, warga memiliki waktu lebih awal untuk melakukan langkah penyelamatan, mengamankan barang berharga, dan bersiap menghadapi kemungkinan terburuk.

Upaya penguatan mitigasi banjir ini juga mendapat perhatian serius dari Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. Ia menegaskan bahwa kecepatan informasi menjadi faktor krusial dalam penanganan bencana, terutama banjir yang kerap datang secara tiba-tiba. “Setiap detik sangat berharga saat potensi banjir datang. Kita ingin masyarakat Jatiasih dan sekitarnya mendapatkan informasi secepat mungkin saat debit air meningkat, sehingga ada waktu untuk bersiap dan mengurangi risiko,” tutur Tri.

Tri menambahkan, inovasi mitigasi berbasis teknologi seperti EWS merupakan bagian dari komitmen Pemkot Bekasi dalam melindungi warganya dari dampak bencana, baik secara material maupun nonmaterial. Menurutnya, peringatan dini yang tepat waktu dapat meminimalkan korban jiwa serta menekan kerugian yang selama ini kerap terjadi saat banjir melanda.

Ke depan, Pemerintah Kota Bekasi berencana memperluas pemasangan alat peringatan dini banjir ke wilayah lain yang memiliki tingkat kerawanan serupa. Dengan cakupan EWS yang lebih luas, Pemkot berharap sistem kesiapsiagaan banjir dapat berjalan lebih optimal dan respons masyarakat terhadap potensi bencana menjadi semakin cepat dan terkoordinasi. ich

Read more

NEWS