Kota Tangerang, Channelsatu.com – Pelantikan kepengurusan Komunitas Ojek Online (Ojol) Kota Tangerang, Selasa (23/9/2025), meninggalkan kesan mendalam bagi para pengemudi yang hadir. Bukan sekadar acara resmi di lobby Polres Metro Tangerang Kota, momentum ini dirasakan sebagai pengakuan atas kiprah mereka di jalanan, yang selama ini kerap dianggap hanya sebagai pengantar penumpang.
Yudha Tirayoh, yang terpilih sebagai Ketua Presidium, tampak haru ketika menerima pin simbolis Jaga Jakarta dari Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari. Ia menyebut momen itu sebagai amanah baru yang membuat para ojol merasa dihargai. “Kami bukan hanya mencari rezeki, tetapi kini dipercaya sebagai mitra menjaga keamanan kota. Itu kebanggaan yang luar biasa bagi kami,” ujarnya.

Bagi para pengemudi, pelantikan ini memberi arti bahwa keberadaan mereka di jalan bukan lagi sekadar mencari nafkah, tetapi juga punya peran sosial yang lebih luas. Mereka merasa lebih dihormati karena dipercaya menjadi mata dan telinga aparat di lapangan.
Kapolres Jauhari menegaskan sinergi ini bukan hanya formalitas. “Melalui pin Jaga Jakarta yang disematkan, itu adalah simbol amanah dari Polri. Komunitas ojol punya posisi penting untuk membantu menjaga ketertiban, lalu lintas, bahkan memberi informasi tentang tindak kriminal,” katanya.

Di mata Sugiarto, Wakil Ketua Presidium, struktur kepengurusan hingga ke tingkat kecamatan membuat komunikasi antar-ojol semakin solid. Ia berharap jaringan ini tidak hanya memperkuat koordinasi internal, tetapi juga mempererat hubungan dengan aparat.
Bagi Meiyumi, yang dipercaya sebagai sekretaris, kehadiran komunitas ojol adalah kesempatan untuk menunjukkan wajah positif profesi mereka. “Sering kali ojol hanya dilihat dari sisi ekonomi, padahal kami juga bisa berkontribusi menjaga kota,” katanya dengan mata berbinar.

Acara yang ditutup dengan penyerahan sembako itu menjadi simbol lain, bahwa sinergi antara polisi dan ojol tidak hanya soal tugas, tetapi juga soal kepedulian. Suasana hangat ramah tamah menciptakan momen kekeluargaan di antara aparat dan para pengemudi.
Kini, dengan kepengurusan resmi yang terbentuk, komunitas ojol Kota Tangerang merasa punya rumah besar untuk bernaung. Lebih dari itu, mereka membawa harapan baru: bukan hanya mencari nafkah, tetapi juga menjadi garda terdepan menjaga keamanan di jalanan kota. ich
