Singapura, Channelsatu.com – Women’s National Basketball Association (WNBA), National Basketball Association (NBA), International Basketball Federation (FIBA), dan Sport Singapore (SportSG) mengumumkan penyelenggaraan kamp perdana Women’s Basketball Without Borders (BWB) Next Up 2026 di Singapura.
Kegiatan yang berlangsung di OCBC Arena, The Kallang, pada 18–21 November 2026 tersebut akan mempertemukan 80 talenta muda putri terbaik dari berbagai negara. Para peserta merupakan pemain tingkat sekolah menengah atas yang akan mendapatkan kesempatan mengembangkan kemampuan melalui program pelatihan bersama pemain dan pelatih profesional.
Selama empat hari, peserta akan mengikuti berbagai agenda, mulai dari tes kebugaran, *movement efficiency*, pengembangan keterampilan, kompetisi 3 lawan 3, seminar *life skills*, hingga pertandingan 5 lawan 5. Program ini dirancang untuk mengasah kemampuan teknis sekaligus membangun karakter dan kepemimpinan para pemain muda.
Sejumlah bintang WNBA dan legenda bola basket internasional turut ambil bagian sebagai mentor. Di antaranya Ariel Atkins dari Los Angeles Sparks, Jordin Canada dari Atlanta Dream, Bridget Carleton dari Portland Fire, Chelsea Gray dari Las Vegas Aces, Brittney Griner dari Connecticut Sun, serta Kristi Toliver yang saat ini menjadi asisten pelatih kepala Phoenix Mercury.
NBA Head of Southeast Asia and Asia Marketing, Sheila Rasu, mengatakan kamp tersebut merupakan kelanjutan kolaborasi jangka panjang NBA dengan SportSG dalam mengembangkan olahraga basket di kawasan Asia Tenggara.
“Kamp Women’s BWB Next Up perdana di Singapura ini merupakan kelanjutan dari kolaborasi jangka panjang NBA dengan SportSG untuk mengembangkan bola basket dan memperluas akses olahraga ini di seluruh kawasan,” ujar Sheila.
Menurutnya, kehadiran para pemain, legenda, dan pelatih WNBA akan memberikan kesempatan berharga bagi talenta muda untuk belajar langsung dari sosok yang memiliki pengalaman di level tertinggi bola basket profesional.
Program ini juga dilengkapi kegiatan sosial berupa *coaching clinic* basket yang bekerja sama dengan SportSG untuk 50 peserta putri, serta pelatihan khusus bagi pelatih dan wasit. Dengan demikian, dampak kegiatan diharapkan tidak hanya dirasakan oleh pemain yang mengikuti kamp, tetapi juga komunitas bola basket setempat.
Sport Singapore Deputy Chief of Industry Development, Dean Tan, menyambut positif penyelenggaraan kamp tersebut. Ia menilai basket menjadi sarana penting untuk mendorong keterlibatan dan pengembangan generasi muda.
“Acara ini mencerminkan komitmen kami untuk membina bakat-bakat muda di bidang olahraga, dengan memberikan mereka kesempatan untuk belajar dari pelatih kelas dunia, menjalin hubungan dengan rekan-rekan sebaya dari seluruh dunia, serta memperoleh pengalaman yang berkesan,” kata Dean.
Women’s BWB Next Up 2026 sekaligus menjadi penyelenggaraan ketiga program Basketball Without Borders di Singapura, setelah BWB Asia berlangsung pada 2010 dan 2025. Kamp ini juga menjadi bagian dari pengembangan program BWB yang memasuki usia 25 tahun.
Melalui kegiatan tersebut, NBA, WNBA, FIBA, dan SportSG berharap semakin banyak pemain basket putri memperoleh akses pembinaan berkualitas serta kesempatan untuk berkembang hingga ke panggung internasional. ich/foto dok. nba
