Kabupaten Tangerang, Channelsatu.com – Multimedia Nusantara School (MNS) secara resmi menggelar acara groundbreaking pembangunan Gedung B, C, dan D sebagai bagian dari pengembangan berkelanjutan fasilitas pendidikan. Momen ini menjadi tonggak penting perjalanan MNS sekaligus menandai kesiapan sekolah tersebut membuka jenjang lanjutan Junior High School dan Senior High School dalam waktu dekat.
Acara groundbreaking diawali dengan penampilan siswa Primary MNS melalui pertunjukan tari dan paduan suara yang merefleksikan semangat kreativitas serta pengembangan bakat sejak usia dini. Rangkaian acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Yayasan Multimedia Nusantara Teddy Surianto dan CEO Kompas Gramedia Lilik Oetama.
Prosesi utama ditandai dengan penekanan tombol sirine sebagai simbol dimulainya pembangunan fisik gedung, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas keberlanjutan pengembangan fasilitas MNS. Momentum ini menegaskan komitmen yayasan dalam membangun fondasi pendidikan jangka panjang.
Ketua Yayasan Multimedia Nusantara Teddy Surianto menegaskan bahwa pembangunan tiga gedung baru bukan sekadar penambahan sarana fisik, melainkan upaya menyiapkan ekosistem pendidikan yang utuh. Menurutnya, MNS ingin memastikan setiap siswa belajar di lingkungan yang relevan dengan tantangan masa depan, dengan penekanan pada teknologi, karakter, dan kepemimpinan.
Gedung B, C, dan D dirancang sebagai bangunan ramah lingkungan dan hemat energi dengan pencahayaan alami serta sirkulasi udara optimal. Fasilitas yang disiapkan mencakup area olahraga berstandar internasional, laboratorium modern, ruang pembelajaran berbasis teknologi, hingga ruang pendukung seperti perpustakaan, student lounge, multipurpose hall, dan ruang konseling.
CEO Kompas Gramedia Lilik Oetama menambahkan bahwa keunggulan MNS diperkuat oleh dukungan ekosistem Kompas Gramedia. Menurutnya, pembelajaran tidak cukup hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi perlu diperluas ke pengalaman berbasis industri agar siswa memiliki pemahaman praktis tentang dunia kerja.
Keterlibatan ekosistem industri ini diharapkan mampu menjembatani kesenjangan antara teori akademik dan kebutuhan profesional. Dengan demikian, lulusan MNS tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki portofolio pengalaman serta jejaring sejak dini.
Dengan dimulainya pembangunan tiga gedung baru tersebut, MNS semakin menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan yang mengintegrasikan akademik, teknologi, dan karakter, sekaligus memperkuat perannya dalam menyiapkan generasi muda yang adaptif dan berdaya saing global. ich
