Jakarta, Channelsatu.com – Nama MILLI kembali menggema di dunia musik internasional berkat album keduanya, HEAVYWEIGHT, yang dirilis pada pertengahan 2025. Album ini menjadi perwujudan dari evolusi musikal sang rapper Thailand, yang sejak awal kariernya dikenal penuh energi dan keberanian dalam berekspresi. Dengan 13 lagu sarat emosi, album ini menandai transformasinya dari talenta muda menjadi sosok artis kelas dunia.
Lewat HEAVYWEIGHT, MILLI mengekspresikan berbagai fragmen kehidupan dan perjuangan pribadi. Ia menyebut album ini sebagai representasi dari “beratnya setiap serat dalam tubuhnya”, yang dituangkan ke dalam musik. Liriknya lugas, nadanya menggigit, namun tetap menyisakan ruang untuk permainan metafora yang memukau.
“Album HEAVYWEIGHT adalah karya yang sangat personal bagi saya. Setiap lagu mewakili fragmen hidup yang pernah saya jalani—rasa sakit, kemenangan, keraguan, dan keberanian. Saya ingin pendengar merasakan energi itu, seperti petinju yang naik kelas setelah bertahun-tahun latihan dan pertarungan. Inilah versi terberat dan paling jujur dari diri saya,” ujar MILLI
Proyek ini dikembangkan di Los Angeles, dalam atmosfer kreatif kamp penulisan lagu internasional. MILLI tak ragu mengajak nama-nama besar seperti Knock2, Awich, dan ATARASHII GAKKO!, serta melibatkan musisi lokal yang turut memperkaya komposisi. Perpaduan ini menjadikan HEAVYWEIGHT sebagai album yang menyatukan lintas negara dalam satu suara.
Dalam salah satu track andalannya, “SICK WITH IT”, MILLI menghadirkan energi mentah dan visual unik lewat video klip yang direkam di Jepang bersama Avantgardey. Koreografi nyentrik dan gaya visual teatrikal memperkuat estetika musik yang bebas dan tanpa kompromi, sejalan dengan pesan album yang merayakan keberanian dan keteguhan.
Sejak kemunculannya di Coachella 2022, MILLI sudah dikenal sebagai pionir yang mendobrak batas-batas musisi Asia Tenggara. Kolaborasinya bersama artis besar seperti Tilly Birds, F.HERO, Changbin, dan Jackson Wang, memperluas jangkauannya sekaligus memperkuat identitasnya sebagai pengusung hip-hop yang unik dan ekspresif.
Tak hanya bermusik, MILLI juga menjadi simbol pemberdayaan perempuan di industri hiburan. Ia pernah menjadi wajah kampanye global EQUAL by Spotify, yang memperjuangkan visibilitas perempuan dalam audio dan musik. Potretnya sempat muncul di Times Square, menjadi bukti bahwa representasi Asia kini semakin kuat di panggung dunia.
“Lewat HEAVYWEIGHT, saya ingin menyuarakan bahwa musisi perempuan dari Asia Tenggara juga bisa berdiri sejajar di panggung global. Ini bukan hanya tentang saya, tapi tentang banyak suara yang sebelumnya tak terdengar,” tutup MILLI penuh keyakinan.
Pengakuan atas kiprah MILLI dibuktikan dengan banyaknya penghargaan yang diraihnya. Album perdananya, BABB BUM BUM, berhasil membawanya menyabet gelar Album Terbaik dan Artis Solo Terbaik dalam TOTY Music Awards 2022. Sejumlah penghargaan lain seperti Rising Star dan Hip-Hop Song of the Year turut memperkuat eksistensinya.
MILLI bukan sekadar rapper muda dengan gaya eksentrik. Ia adalah narator lintas generasi yang membawa cerita hidup, identitas, dan suara Asia dalam kemasan musik global yang segar. Dengan HEAVYWEIGHT, MILLI membuktikan bahwa dirinya layak berada di liga tertinggi, baik sebagai musisi, performer, maupun ikon budaya pop. ich
