Milad ke-44, Sanggar Matahari Lintasi Generasi

Share

Jakarta, Channelsatu.com–Sanggar Matahari adalah sebuah komunitas seni dan budaya di Jakarta yang sering mengadakan berbagai acara dan kegiatan. Kiprah dan karyanya telah melampaui waktu 44 tahun.

Menyambut miladnya yang ke-44 tahun, para pegiat Sanggar Matahari menyambutnya dengan kegiatan seni dan budaya bertajuk “Perjalanan Karya 44 Tahun Sanggar Matahari” yang berlangsung meriah di Istana Peradaban Balai Pustaka, Jakarta, Sabtu (5/10). Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, salah satunya adalah Prof. Siti Nur Azizah Ma’ruf, putri dari Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin.

Prof. Siti Nur Azizah, yang juga merupakan anggota Sanggar Matahari pada tahun 1988, turut memeriahkan acara dengan membacakan sebuah pantun khusus untuk Sanggar Matahari serta puisi karya Chairil Anwar berjudul “Catetan Tahun 1946.”

- Advertisement -

Turut hadir Direktur Utama PT Balai Pustaka, Achmad Facrodji, yang memberikan sambutan dan membacakan pantun. Dalam sambutannya, ia mengenang perkenalannya dengan Sanggar Matahari pada tahun 1996, saat dirinya masih tinggal di Rawalumbu, Bekasi.

Peringatan ini juga dihadiri oleh beberapa anggota Sanggar Matahari dari berbagai generasi, seperti Suhadi (anggota tahun 1986) dan Asdik Sumantri (anggota tahun 1990). Kehadiran mereka memberikan nuansa nostalgia yang mempererat tali silaturahmi antar sesama anggota Sanggar Matahari.

Acara dimeriahkan dengan penampilan dari berbagai grup binaan Sanggar Matahari, antara lain: Anak Difabel Sahabat Matahari, Teater Anak-Anak Sanggar Seni Nurul Yaqin, Keboen Sastra, Sanggar Sastra Balai Pustaka, Sanggar Nur Kampus STAI At-Taqwa Bekasi, Komunitas Teater Gunung, Sanggar Pegayon, Fikar W. Eda, Grup Teater Matahari Komposisi Tampah, Deavies Sanggar Matahari.

Ketua Panitia Devie Matahari, menyampaikan bahwa acara ini merupakan awal dari rangkaian peringatan Milad ke-44 Sanggar Matahari. Kegiatan serupa, katanya, akan dilaksanakan di beberapa lokasi yang memiliki nilai historis dalam perjalanan berkesenian Sanggar Matahari.

- Advertisement -

“Peringatan HUT ke-44 ini menjadi momentum penting bagi Sanggar Matahari untuk terus berkarya, mempererat tali persaudaraan antaranggota, dan berkontribusi dalam pengembangan seni budaya di tanah air,” terangnya. (Msr)

Redaksihttps://channelsatu.com/
News and Entertainment

Read more

NEWS