Melanie Subono Hidupkan Kembali Semangat “Satu” Lewat Daur Ulang Bermakna

Share

Jakarta, Channelsatu.com – Musisi dan aktivis sosial **Melanie Subono** kembali menunjukkan idealisme musiknya dengan merilis versi baru lagu legendaris *“Satu”*, yang pernah dipopulerkan **Superglad** pada 2007. Bagi Melanie, proyek ini bukan sekadar nostalgia, tetapi bentuk perjuangan baru untuk menyuarakan harapan, solidaritas, dan tanggung jawab sosial melalui musik.

Lagu *“Satu”* versi Melanie lahir dari kegelisahan terhadap kondisi sosial hari ini, di mana banyak orang merasa lelah menghadapi tekanan hidup. Ia melihat pesan dalam lagu ciptaan Superglad itu kembali relevan: ajakan untuk tetap berjalan dan bertanggung jawab atas setiap pilihan hidup, sambil mengingat bahwa pada dasarnya manusia adalah satu kesatuan yang saling membutuhkan.

“Gue pilih karena liriknya bercerita tentang keadaan sekarang, di mana orang sudah lelah, bagaimana orang harus bertanggung jawab atas perbuatan mereka, dan terus berjalan hidup. ‘Satu’ itu sederhana tapi mengartikan semuanya — kita adalah satu,” ujar Melanie penuh makna. Proyek ini juga menjadi bagian dari misi **Yayasan Rumah Harapan Melanie**, lembaga sosial yang telah lama ia kelola untuk membantu masyarakat marjinal.

- Advertisement -

Superglad sendiri menyambut hangat inisiatif Melanie. Sang bassist, **Giox**, menyebut kolaborasi ini sebagai bentuk persaudaraan yang sudah terjalin lama. “Superglad sama tante Mel udah kayak keluarga. Kita sering manggung bareng, bahkan sering ditraktir mie ayam,” ujarnya sambil tertawa, menggambarkan keakraban yang menjadi fondasi proyek ini.

Produksi lagu ini digarap di **Studio Simima**, melibatkan sejumlah anak muda yang aktif di komunitas musik dan sosial. Melanie ingin mengajak generasi muda untuk ikut menyuarakan semangat kebersamaan melalui musik, bukan hanya lewat lirik, tetapi lewat aksi nyata.

Aransemen barunya mempertahankan roh punk rock khas Superglad, namun diberi sentuhan emosional dan atmosferik yang menjadi ciri khas Melanie. Suara serak nan tegasnya menghadirkan kesan jujur dan apa adanya, memperkuat pesan bahwa musik bisa menjadi alat perubahan tanpa kehilangan keindahan artistiknya.

Video musik *“Satu”* menampilkan potongan dokumenter dari kegiatan sosial Rumah Harapan Melanie, memperlihatkan anak-anak, relawan, dan momen kebersamaan yang menghangatkan hati. Ini menjadikan karya tersebut tidak hanya sebuah lagu, tetapi pernyataan tentang cinta, solidaritas, dan harapan.

- Advertisement -

Melalui proyek ini, Melanie Subono sekali lagi membuktikan bahwa musik punya kekuatan untuk menyatukan, menyembuhkan, dan menggerakkan hati banyak orang. Ia bukan hanya penyanyi, tapi juga penyambung suara bagi mereka yang sering kali tak terdengar. ich

Read more

NEWS