Kabupaten Aceh Timur, Channelsatu.com – Pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan pembangunan kembali infrastruktur yang rusak, tetapi juga memastikan anak-anak dapat kembali menjalani kehidupan dan pendidikan secara normal. Hal inilah yang menjadi perhatian Save the Children Indonesia dan Maudy Ayunda Foundation melalui pembangunan Ruang Belajar Sementara di Aceh Timur.
Inisiatif tersebut hadir setelah berbagai kajian menunjukkan bahwa dampak bencana terhadap sektor pendidikan masih cukup besar. Banyak sekolah memang telah kembali beroperasi, namun tidak seluruh siswa dapat mengikuti pembelajaran secara optimal.
Hasil Education Rapid Assessment yang dilakukan Save the Children Indonesia di sejumlah wilayah Aceh menunjukkan sekitar 90 persen sekolah telah memulai kembali kegiatan belajar mengajar. Namun tingkat kehadiran siswa, khususnya pada jenjang PAUD dan TK, masih rendah akibat kendala akses, transportasi, serta kekhawatiran terhadap faktor keamanan.
Kondisi ini menunjukkan bahwa pemulihan pendidikan membutuhkan lebih dari sekadar membuka kembali sekolah. Anak-anak juga memerlukan ruang belajar yang aman, nyaman, dan mendukung proses adaptasi mereka setelah mengalami situasi darurat.
CEO Save the Children Indonesia, Dessy Kurwiany Ukar, menegaskan bahwa kehadiran Ruang Belajar Sementara memiliki makna yang lebih luas dibanding sekadar tempat belajar.
> “Bersama Maudy Ayunda Foundation, kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar ruang belajar bagi anak-anak di Aceh Timur. Di tengah kehilangan dan perubahan besar yang mereka alami setelah bencana, Ruang Belajar Sementara menjadi tempat bagi anak-anak untuk kembali merasa aman, bertemu teman-temannya, didampingi guru, dan perlahan membangun kembali harapan mereka,” kata Dessy Kurwiany Ukar.
Ia menambahkan bahwa kembali ke sekolah merupakan bagian penting dari proses pemulihan psikososial anak-anak setelah menghadapi bencana. Aktivitas belajar membantu mereka membangun kembali rasa percaya diri sekaligus menata harapan terhadap masa depan.
Kolaborasi antara Save the Children Indonesia dan Maudy Ayunda Foundation juga menjadi contoh bagaimana sinergi organisasi sosial dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana, khususnya di sektor pendidikan.
Ke depan, kedua organisasi berharap dukungan publik terhadap pendidikan pascabencana terus meningkat agar semakin banyak anak Indonesia yang tetap memperoleh kesempatan belajar, meskipun menghadapi situasi darurat dan keterbatasan fasilitas. ich
