Tangsel, Channelsatu.com – Puluhan warga terdampak longsor turap di kawasan Puri Pamulang, Kelurahan Bambu Apus, Kota Tangerang Selatan kini mengungsi dan membangun dapur darurat di sekitar lokasi. Pemerintah Kota Tangsel melalui BPBD, Satpol PP, dan Kecamatan Pamulang langsung menyalurkan bantuan darurat berupa sembako serta menyiapkan fasilitas penampungan sementara.
Musibah longsor terjadi di RT 02 RW 05 yang menyebabkan kerusakan di tujuh rumah warga di wilayah RT 04 RW 09. Total tujuh Kepala Keluarga atau sekitar 30 warga terdampak harus dievakuasi dari rumahnya. Mereka saat ini menempati rumah kosong yang disewa dan balai serbaguna sebagai tempat penampungan darurat.
Ketua RT 04 RW 09, A Ghozali Mukti menyampaikan bahwa kondisi warga terdampak cukup mengkhawatirkan. Ia menyatakan telah menyewa satu rumah kosong milik warga selama satu bulan untuk tempat mengungsi sementara, sambil menunggu bantuan lanjutan dari pemerintah. “Warga terdampak sekarang ditampung di rumah sementara milik yang kosong dan balai serbaguna,” ujarnya.
Untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, warga bersama relawan mendirikan dapur umum di samping balai warga. Dapur ini memasak bahan mentah yang telah disalurkan oleh BPBD Kota Tangsel. “Alhamdulillah dari BPBD sudah memberikan bahan masakan mentah yang sekarang dimasak oleh dapur umum oleh warga, Camat Pamulang, dan stakeholder lain,” tambah Ghozali.
Respons cepat juga dilakukan oleh pihak BPBD Kota Tangsel dengan menyiapkan tenda darurat dan fasilitas tidur seperti matras. Rencana pembangunan tenda tersebut disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan tambahan warga jika pengungsian diperluas. “Pihak BPBD akan menyiapkan tenda darurat dan kebutuhan tempat tidur lainnya,” jelas Ghozali.
Meskipun bantuan awal sudah disalurkan, warga tetap khawatir akan potensi longsor susulan. Struktur tanah yang labil dan cuaca yang masih belum stabil membuat ancaman lanjutan menjadi nyata. Oleh karena itu, warga berharap adanya tindakan cepat dan konkret dari Pemkot Tangsel untuk melakukan penanganan teknis di lokasi longsor.
Warga juga meminta agar dilakukan mitigasi dan penguatan struktur turap agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Terlebih wilayah Pamulang termasuk kawasan yang kerap dilanda bencana kecil seperti genangan hingga longsor. Dalam hal ini, kehadiran dan kecepatan Pemkot dalam menangani bencana menjadi perhatian utama masyarakat.
“Kami mohon Pemkot Tangsel bisa segera turun tangan secara teknis. Karena saat ini potensi longsor masih ada dan warga merasa cemas,” pungkas Ghozali. Hingga kini, proses penanganan masih terus berjalan dengan kolaborasi antara pemerintah, warga, dan relawan. ich
